Ini Bukti Kesuksesan Program Startup Digital Kominfo

: Sekjen Kementerian Kominfo Mira Tayyiba dan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia di Singapura Suryo Pratomo bersama pemenang ASEAN Digital Awards 2024, dalam Gala Dinner the 4th ADGMIN di Flower Field, Gardens by The Bay, Singapura - (Bon/Humas Kominfo)


Oleh Wahyu Sudoyo, Sabtu, 3 Februari 2024 | 18:56 WIB - Redaktur: Untung S - 201


Jakarta, InfoPublik – Program Startup Digital yang diampu Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dinilai berjalan sukses, yang ditandai dengan keberhasilan Indonesia memboyong lima penghargaan dalam ASEAN Digital Awards (ADA) 2024.

Keberhasilan meraih lima medali dalam kategori Private Sector, dan Digital Startup.tersebut menjadikan Indonesia sebagai juara umum di ajang perusahaan rintisan atau startup tingkat regioal ASEAN ini.

“Ini menandakan bahwa program Digital Startup yang diampu Kominfo berjalan cukup efektif. Karena saya dengar informasinya lima besar yang digital startup, ya memang hanya startup Indonesia,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kominfo, Mira Tayyiba, dalam keterangannya terkait Pertemuan Hari Kedua 4th ASEAN Digital Minister Meeting di Shangri-La Hotel Singapura, seperti dikutip pada Sabtu (3/2/2024).

Menurut Sekjen Mira, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo memiliki beberapa program untuk memfasilitasi perkembangan startup digital nasional. 

Program tersebut mulai dari pengumpulan ide, sampai dengan mencarikan mentor, investor, dan sebagainya.  

“Sehingga kita bisa melihat hasilnya salah satunya di ajang yang berlangsung di rangkaian ADGMIN ini,” jelasnya. 

Sekjen Kominfo mengatakan, para pemenang kompetisi startup ASEAN ini adalah Generasi Z dengan inisiatif layanan dan produk di sektor pertanian dan kelautan.

“Yang menggembirakan di mana pemenang tersebut bukan bisnis konvensional seperti  e-commerce, fintech, tapi sudah merambah ke hal-hal yang lebih basic  seperti pertanian dan kelautan,” kata Mira Tayyiba. 

Dia mengaku bangga dan mengapresiasi prestasi yang diraih kelima delegasi Indonesia dalam ASEAN Digital Awards 2024 tersebut.

Sebab, para peserta harus menguasai atau memahami hal-hal mendasar proses bisnis startup digital supaya bisa berhasil mengembangkan bisnis mereka.

“Karena proses bisnis perdagangan atau retail sangat berbeda dengan pertanian,” tandas Sekjen Kominfo.

Sekedar informasi, dalam ADA 2024, Tim Indonesia, yakni Tim Crustea dan Tim Shieldtag merebut Penghargaan Gold Winner, sementara Artopologi merebut Penghargaan Silver Winner. Dan, penghargaan Bronze Winner direbut oleh  Jaramba dan Incrane.

ADA 2024 merupakan proyek bersama kementerian bidang telekomunikasi di negara-negara ASEAN yang bertujuan mempromosikan inovasi dan kolaborasi antara pemerintah, pebisnis, dan institusi lain.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Wahyu Sudoyo
  • Minggu, 21 April 2024 | 06:51 WIB
Tony Blair Institute Dukung Uji Coba Konektivitas Digital IKN
  • Oleh Wahyu Sudoyo
  • Sabtu, 20 April 2024 | 16:10 WIB
Pemerintah Siapkan Gugus Tugas untuk Berantas Judi Online
  • Oleh Wahyu Sudoyo
  • Jumat, 19 April 2024 | 22:00 WIB
Menkominfo - Tony Blair Bertemu Bahas Akselerasi Transformasi Digital
  • Oleh Wahyu Sudoyo
  • Jumat, 19 April 2024 | 21:20 WIB
Menkominfo akan Hadiri AI Global Forum 2024 di Korea Selatan
  • Oleh Wahyu Sudoyo
  • Jumat, 19 April 2024 | 18:49 WIB
Menkominfo-Ant Group Bahas Kerja Sama Akselerasi Ekonomi Digital
  • Oleh Wahyu Sudoyo
  • Jumat, 19 April 2024 | 07:02 WIB
Gugus Tugas Terpadu Pemberantasan Judi Online Segera Dibentuk