Evaluasi Arus Mudik dan Balik 2024, Menko PMK: Sudah Sangat Baik

: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy bersama jajaran terkait melakukan evaluasi penanganan arus mudik dan arus balik pada H+4 Idul Fitri di Pos Pantau Cikampek KM 70/Foto: KemenkoPMK


Oleh Putri, Selasa, 16 April 2024 | 15:55 WIB - Redaktur: Untung S - 102


Jakarta, InfoPublik - Meskipun terjadi beberapa insiden di sejumlah titik ruas tol, secara umum penanganan arus mudik dan arus balik 2024 mengalami capaian yang cukup signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy bersama jajaran terkait melakukan evaluasi penanganan arus mudik dan arus balik pada H+4 Idulitrfi di Pos Pantau Cikampek KM 70, pada Senin (15/4/2024).

“Secara umum capaian-capaiannya sudah sangat baik dibanding 2023. Ada perbaikan, terutama dari sisi angka kecelakaan karena memang yang kita utamakan adalah keselamatan, bahkan idealnya memang harus zero accident,” kata Menko Muhadjir melalui keterangan resmi yang diterima InfoPublik Selasa (16/4/2024).

Lanjutnya, capaian penanganan mudik tersebut diindikasi dari beberapa hal diantaranya rata-rata angka kecelakaan yang menurun, angka korban meninggal, hingga penurunan jumlah santunan yang diberikan oleh pihak-pihak terkait.

Menko Muhadjir menghimbau para ASN untuk memanfaatkan kebijakan work from home yang telah dikeluarkan oleh pemerintah, terutama bagi ASN yang tidak memiliki kepentingan mendesak untuk kembali bekerja.

"Kalau ada ASN mengambil keputusan itu berarti membantu kami, membantu meringankan beban kami. Sehingga kemungkinan puncak arus balik malam nanti bisa kita reduksi, untuk kita ratakan untuk dua tiga hari ke depan,” kata Menko Muhadjir.

Selain itu, ia juga menginformasikan kepada pemudik bahwa ruas Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) telah dapat digunakan untuk arus balik dengan satu lajur pasca terjadi tanah longsor di KM 64.

"Kemudian jalur Japek II Selatan yang semula hanya bisa digunakan untuk siang hari sekarang bisa 24 jam, sehingga nanti kalau ada kemacetan, bisa dijadikan pintu keluar salah satu alternatif,” kata Menko Muhadjir.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Putri
  • Kamis, 23 Mei 2024 | 11:14 WIB
Pemerintah Percepat Penanganan Bencana Galodo di Sumbar
  • Oleh Putri
  • Rabu, 22 Mei 2024 | 21:47 WIB
Situasi COVID-19 di Indonesia, Kasus Konfirmasi Meningkat