Titik Karhutla Sulit Dijangkau, Satpol PP Riau Kerahkan Pompa dan Perahu
Istimewa
Istimewa
Siak, InfoPublik – Sebanyak 15 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Riau dikerahkan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Suka Mulya, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Provinsi Riau
Personel telah berada di lokasi sejak Sabtu (5/9/2026) dan bergabung dengan tim gabungan untuk memperkuat penanganan kebakaran.
Kepala Satpol PP Provinsi Riau, Sri Sadono, mengatakan pengerahan personel dilakukan atas arahan Pelaksana Tugas Gubernur Riau.
"Sesuai dengan arahan Bapak Plt Gubernur Riau, untuk mengerahkan personel dalam membantu penanganan Karhutla. Kita ada 15 orang di Dayun dan bergabung dengan tim gabungan di lokasi," kata Sri Sadono, Kamis (10/9/2026).
Menurutnya, akses menuju lokasi kebakaran menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman. Kendaraan roda empat tidak dapat menjangkau titik kebakaran sehingga personel harus menggunakan perahu untuk membawa petugas dan perlengkapan.
"Untuk mobilisasi, tim Satpol PP menggunakan perahu bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Riau. Sementara untuk tempat tinggal sementara, personel tinggal di Kantor Desa Sukamulya, Kecamatan Dayun selama bertugas," ujarnya.
Untuk mendukung pemadaman, Satpol PP Riau mengerahkan empat unit pompa ministriker, satu unit pompa apung, serta dua unit mesin pompa berkapasitas 8 HP.
Tiga kendaraan roda empat dan satu perahu fiber juga disiapkan untuk menunjang mobilisasi personel dan perlengkapan.
Sri mengatakan kondisi kesehatan personel yang bertugas masih terjaga.
"Alhamdulillah, anggota semuanya sehat. Kita terus maksimalkan upaya pemadaman. Kita juga meminta doa dan dukungan masyarakat, supaya ini cepat padam dan kualitas udara makin membaik," katanya.
Selain sulitnya akses, jarak antara lokasi kebakaran dan sumber air menjadi kendala dalam proses pemadaman. Meski demikian, air di kanal terdekat masih dapat dimanfaatkan dengan menggunakan sambungan selang yang panjang.
"Sementara hanya itu kendalanya. Kalau air di kanal masih ada, walaupun harus pakai selang panjang untuk bisa mencapai titik api," ujar Sri.
Sri menyebut personel pada Kamis telah memasuki hari keenam penugasan. Pergantian personel akan dilakukan apabila penanganan masih membutuhkan dukungan Satpol PP, mengingat masa tugas petugas di lapangan dibatasi.
"Mereka sudah hari ke 6 di Dayun, rencana sampai Sabtu. Jika masih dibutuhkan, akan diganti dengan personel yang lain. Karena batas maksimal bertugas di lapangan hanya 7 hari," tuturnya.
Satpol PP Riau bersama tim gabungan terus melakukan pemadaman untuk mencegah kebakaran meluas dan mengurangi dampak asap di wilayah terdampak.
© Copyright 2026, All Rights Reserved