Gunung Ruang Erupsi, Kepala BNPB Bertolak Menuju Kabupaten Sitaro

: Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto/ dok. BNPB


Oleh Jhon Rico, Kamis, 18 April 2024 | 11:58 WIB - Redaktur: Untung S - 302


Jakarta, InfoPublik - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi secara resmi menaikkan status Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara menjadi level IV atau ‘AWAS’ pada Rabu (17/4/2024).

Sebagai bentuk upaya memaksimalkan penanganan darurat atas dampak erupsi Gunung.Api Ruang, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto bertolak menuju Kabupaten Sitaro pada Kamis (18/4/2024).

"Kepala BNPB akan hadir bersama Kepala PVMBG Hendra Gunawan dan beberapa jajaran lainnya," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan yang diterima InfoPublik, Kamis (18/4/2024).

Kepala BNPB juga akan membawa sejumlah dukungan logistik dan peralatan serta kebutuhan dasar warga terdampak lainnya.

Di samping itu Kepala BNPB juga akan menyerahkan dukungan berupa Dana Siap Pakai (DSP) untuk operasional selama masa penanganan darurat hingga pemulihan nantinya.

Demi menghindari adanya dampak erupsi yang lebih parah, pihak Pemeritah Kabupaten Sitaro mengevakuasi 828 warga sekitar dengan rincian sebanyak 506 warga Desa Laingpatehi dan 322 warga Desa Pumpente.

Adapun lokasi pengungsian berada di SMP Negeri 1 Tagulandang sebanyak 45 jiwa dan kurang lebih 783 jiwa lainnya di rumah kerabat yang berada di daratan Pulau Tagulandang.

Pihak BPBD Kabupaten Sitaro terus berkoordinasi dengan lintas instansi terkait guna monitoring, kaji cepat dan upaya penyelamatan masyarakat terdampak.

BPBD juga telah memberikan bantuan berupa 123 lembar tikar, 123 lembar selimut dan 400 lembar masker kepada masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sitaro bersama pihak terkait juga tengah menyiapkan alat angkut untuk mengevakuasi warga menggunakan Kapal Ferry KMP Lokong Banua dan KMP Lohoraung ditambah perahu penyeberangan milik warga.

Di samping itu, Basarnas juga menurunkan KM Bima Sena untuk membantu proses evakuasi warga.

Sebagai upaya percepatan penanganan daruat, Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) telah menetapkan Status Tanggap Darurat melalui SK Bupati Sitaro Nomor 100/2024 terhitung selama 14 hari mulai 16- 29 April 2024.

Periode masa Tanggap Darurat itu bersifat dinamis dan dapat diperpanjang sesuai ketentuan dengan melihat kondisi di lapangan.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Rabu, 22 Mei 2024 | 02:17 WIB
Presiden Sebut Penanganan Terdampak Bencana di Sumbar sudah Berjalan Baik
  • Oleh MC KAB AGAM
  • Selasa, 21 Mei 2024 | 11:27 WIB
BNPB Pasang Jembatan Bailey di Bukik Batabuah
  • Oleh MC KOTA PADANG
  • Senin, 20 Mei 2024 | 22:32 WIB
Operasi TMC Hari Keempat di Sumbar, BNPB Semai 3 Ton NaCl
  • Oleh MC KOTA PADANG PANJANG
  • Jumat, 17 Mei 2024 | 13:52 WIB
BNPB Pastikan Dampingi Daerah Terdampak Banjir Bandang di Sumbar hingga Pulih