Banjir hingga Longsor Melanda Kota Palopo dan Kabupaten Luwu

: Kondisi Banjir di Kota Palopo, Jumat (29/3/2024)/ dok. BPBD Kota Palopo.


Oleh Jhon Rico, Minggu, 31 Maret 2024 | 09:29 WIB - Redaktur: Untung S - 162


Jakarta, InfoPublik - Banjir melanda Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Banjir dipicu hujan lebat disertai pasang air laut sehingga menyebabkan banjir pada Jumat, (29/3/2024).

Banjir setinggi 20 hingga 50 cm merendam wilayah desa Tanarigella, Sakti, Padang Kalua, Barowa, Pabbarasseng, Pammesakang, Karang-Karangan, Toddopuli di kecamatan Bua dan desa Parekaju di kecamatan Parekaju.

"Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Luwu, dampak kejadian banjir mengakibatkan 314 Kepala Keluarga terdampak, dan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam keteranganya, Sabtu (30/3/2024).

Untuk kerugian materil sebanyak 314 rumah terendam, 2 unit fasilitas Pendidikan terdampak, 1 unit fasilitas Kesehatan terdampak, dan kebun jagung dan area perawahan disekitar bantaran Sungai Bua rusak.

Di desa Parekaju tanggul penahan tebing hanyut sepanjang 21 meter sehingga membuat kerusakan pada badan jalan.

Penanganan banjir dilakukan tim gabungan dengan melakukan pertolongan dan membantu warga membersihkan sisa-sisa material bawaan banjir berupa lumpur. Kondisi terkini banjir berangsur surut.

Selain Kabupaten Luwu, banjir dan longsor juga melanda Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Banjir setinggi 60 cm hingga 150 cm merendam wilayah kelurahan Pentojangan, Salubattang di Kecamatan Telluwanua, dan kelurahan Mawa di Kecamatan Sendana.

Informasi dari Pusdalops BNPB, banjir mengakibatkan 88 kepala keluarga terdampak, dilaporkan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini.

BPBD setempat melakukan penanganan banjir dan informasi terkini banjir telah surut.

Sementara itu bencana longsor terjadi di Kota Palopo berlokasi di jalan Poros latuppa KM 08, Kelurahan Latupa, Kecamatan Mungkajang.

Bencana longsor dipicu curah hujan deras pada pukul 01.00 WITA. Tanah longsor menutupi badan jalan sepanjang 20 meter di poros Latuppa KM 08 pada Sabtu (30/3/2024).

Tim gabungan segera melakukan perbaikan jalan yang tertutup longsor. Kondisi terkini badan jalan sudah terbuka dan sudah bisa dilalui kendaraan.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Jhon Rico
  • Sabtu, 13 April 2024 | 19:43 WIB
Petugas BPBD Lakukan Penanganan Dampak Banjir di Bekasi
  • Oleh Jhon Rico
  • Sabtu, 13 April 2024 | 19:40 WIB
BNPB Berikan Dukungan Penanganan Darurat Banjir Pasuruan
  • Oleh Jhon Rico
  • Jumat, 12 April 2024 | 20:49 WIB
Petugas BPBD Evakuasi dan Monitoring Terdampak Banjir di Pesawaran
  • Oleh Jhon Rico
  • Jumat, 12 April 2024 | 20:48 WIB
Banjir Pasuruan Berangsur Surut
  • Oleh Jhon Rico
  • Kamis, 11 April 2024 | 11:35 WIB
Petugas BPBD Pastikan Lebaran di Kota Surabaya Aman Bencana
  • Oleh Jhon Rico
  • Rabu, 10 April 2024 | 13:22 WIB
BPBD: Tidak Ada Korban Jiwa Akibat Gempa di Manokwari Selatan
  • Oleh MC KAB AGAM
  • Selasa, 9 April 2024 | 19:32 WIB
Banjir Lahar Dingin di Agam, BNPB: Penanganan Bencana Relatif Teratasi