Batang, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan sejumlah langkah untuk meningkatkan akses menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), menyusul keluhan pekerja terkait kondisi jalan alternatif Subah-Kedawung yang kerap dilalui saat berangkat bekerja.
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, pemerintah daerah telah melakukan pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah titik untuk mendukung mobilitas masyarakat menuju kawasan industri.
“Salah satunya pembangunan ruas Banyuputih-Kedawung yang telah dilaksanakan pada 2025. Selain itu, terdapat pembangunan jalan di depan area PTPN yang saat ini masih berupa jalan berbatu dan ditargetkan selesai pada 2027,” katanya saat ditemui di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (5/11/2026).
Untuk jalan di depan area PTPN yang sekarang masih batu, insyaallah selesai tahun depan. Selain pembenahan infrastruktur jalan, Pemkab Batang juga mendorong penyediaan transportasi umum sebagai solusi jangka panjang untuk mobilitas pekerja menuju KITB.
Faiz berharap, layanan Trans Jateng dapat beroperasi di Batang pada 2028. Nantinya, layanan tersebut diharapkan didukung angkutan pengumpan atau feeder untuk menjangkau kawasan yang lebih dalam.
“Mudah-mudahan kalau semuanya lancar, 2028 Trans Jateng sudah beroperasi sehingga masyarakat bisa menggunakan Trans Jateng dan untuk akses ke dalamnya nanti menggunakan feeder,” harapnya.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya meningkatkan akses jalan menuju kawasan industri. Faiz juga mengingatkan adanya jalur utama melalui akses jalan pelabuhan yang dapat dimanfaatkan pekerja untuk menuju KITB.
“Jalur tersebut diharapkan bisa menjadi alternatif karena tidak terlalu banyak bersinggungan dengan aktivitas masyarakat dan kondisi jalannya tidak terlalu curam. Harapannya para pekerja juga memanfaatkan akses jalan pelabuhan itu untuk masuk ke KITB,” tandasnya.
Pemkab Batang berharap perbaikan infrastruktur dan pengembangan transportasi umum dapat mendukung kelancaran mobilitas pekerja sekaligus mengurangi potensi risiko di jalur alternatif menuju kawasan industri. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)