Sumbar, InfoPublik – Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) memanfaatkan penyelenggaraan Minang Geopark Run ketujuh 2026 sebagai sarana memperluas promosi pariwisata sekaligus mendorong aktivitas ekonomi daerah. Kehadiran sekitar 5.000 peserta dari berbagai provinsi menjadi peluang untuk memperkenalkan kekayaan alam, budaya, dan kuliner Ranah Minang.
Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengajak para peserta yang datang dari berbagai daerah tidak hanya mengikuti kegiatan olahraga tersebut, tetapi juga meluangkan waktu untuk menjelajahi destinasi wisata dan menikmati kuliner khas Sumbar.
Ajakan itu disampaikan Mahyeldi saat menghadiri Minang Geopark Run ke-7 di pelataran Jam Gadang, depan Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi, Minggu (1/11/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 5.000 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sumbar serta provinsi tetangga, seperti Riau, Sumatra Utara, dan Jambi. Turut hadir Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya.
Menurut Mahyeldi, kegiatan olahraga yang melibatkan peserta lintas daerah memiliki nilai strategis karena dapat menjadi ruang promosi potensi wisata dan budaya. Melalui kegiatan tersebut, peserta berkesempatan mengenal langsung keindahan alam serta keunikan daerah yang dikunjungi.
“Manfaatkan kesempatan berada di Sumatra Barat ini untuk menikmati keindahan alamnya, mencicipi kuliner khas Minangkabau, mengenal budayanya, dan mengunjungi berbagai destinasi wisata yang kita miliki. Sumbar punya banyak potensi yang patut untuk dijelajahi,” ajak Mahyeldi.
Ia menjelaskan, pengembangan geopark di berbagai daerah menunjukkan besarnya kekayaan geologi, alam, dan budaya Indonesia. Sumbar memiliki potensi tersebut yang perlu terus diperkenalkan melalui kegiatan kreatif dan mampu menarik kunjungan masyarakat.
Mahyeldi berharap Minang Geopark Run dapat terus digelar dengan inovasi dan pengalaman baru setiap tahunnya. Pembaruan kegiatan diharapkan tidak hanya meningkatkan daya tarik ajang tersebut, tetapi juga memperkenalkan lebih banyak destinasi wisata kepada peserta.
“Semoga pada tahun 2027 mendatang, Minang Geopark Run kedelapan dapat kembali diselenggarakan dengan lebih meriah, menghadirkan hal-hal baru, destinasi baru, serta kawasan-kawasan baru yang dapat diperkenalkan kepada para peserta,” harapnya.
Pemprov Sumbar menyambut baik penyelenggaraan kegiatan tersebut karena sejalan dengan upaya memperkuat promosi pariwisata berbasis olahraga. Meningkatnya jumlah kunjungan peserta juga membuka peluang bagi sektor pendukung, seperti kuliner, akomodasi, transportasi, dan ekonomi kreatif, untuk memperoleh manfaat ekonomi.
Melalui Minang Geopark Run, Pemprov Sumbar berharap semakin banyak masyarakat mengenal potensi Ranah Minang dan tertarik datang untuk menikmati kekayaan alam serta budayanya secara langsung.