Lumajang, InfoPublik — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang menyiagakan enam truk tangki air berkapasitas masing-masing 5.000 liter untuk mendukung distribusi bantuan air bersih ke 250 titik sasaran di wilayah terdampak kekeringan. Bantuan tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di enam kecamatan yang masih mengalami keterbatasan pasokan air bersih.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan penyaluran air bersih terus dilakukan dengan dukungan armada dan relawan agar kebutuhan masyarakat selama musim kemarau dapat terpenuhi.
“Untuk pembaruan titik kekeringan, berdasarkan laporan ada target 250 titik dropping. Sampai saat ini distribusi air masih lancar, dibantu relawan juga,” ujar Isnugroho di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, Jumat (16/10/2026).
Enam kecamatan yang masih terdampak kekeringan meliputi Ranuyoso, Klakah, Kedungjajang, Gucialit, Padang, dan Senduro.
Menurut Isnugroho, enam truk tangki yang disiagakan BPBD memiliki kapasitas masing-masing 5.000 liter. Armada tersebut digunakan untuk mendukung penyaluran bantuan ke wilayah yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Berdasarkan laporan BPBD, terdapat 250 titik yang menjadi target distribusi bantuan. Namun, penyaluran masih berlangsung sehingga jumlah tersebut belum menunjukkan keseluruhan titik yang telah menerima bantuan.
Selain mengoptimalkan armada dan dukungan relawan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang juga berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat penanganan kekeringan.
Koordinasi tersebut dilakukan guna mendukung kelancaran distribusi bantuan sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi wilayah terdampak. Penyaluran air bersih berlangsung seiring dengan perpanjangan status tanggap darurat kekeringan di Kabupaten Lumajang hingga 11 Desember 2026.
Selama masa tanggap darurat, BPBD terus memantau perkembangan kondisi lapangan untuk menyesuaikan kebutuhan dan distribusi air bersih di masing-masing wilayah. Pemkab Lumajang berupaya menjaga kesinambungan bantuan hingga kondisi kekeringan membaik dan kebutuhan air bersih masyarakat dapat kembali terpenuhi.
(MC Diskominfo Kab. Lumajang/Ard/An-m)