Demak, InfoPublik – Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Demak mendampingi Pemerintah Desa Megonten, Kecamatan Kebonagung, dalam mengelola website desa. Langkah ini dilakukan untuk mendukung penyiapan Desa Antikorupsi sekaligus memperkuat keterbukaan informasi publik di tingkat desa.
Pendampingan berlangsung di Balai Desa Megonten, Rabu (7/10/2026). Pengelolaan website dinilai penting karena menjadi salah satu kanal resmi pemerintah desa untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Kepala Bidang Informasi, Komunikasi Publik (IKP) Dinkominfo Demak, Agus Pramono, mengatakan, website desa dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai informasi mengenai pembangunan dan kinerja Pemerintah Desa Megonten secara terbuka.
“Website desa memiliki peran penting sebagai kanal informasi resmi pemerintah desa. Melalui website, berbagai informasi mengenai pembangunan maupun kinerja pemerintah desa dapat disampaikan kepada masyarakat secara terbuka,” kata Agus.
Dalam pendampingan tersebut, narasumber dari Dinkominfo Demak, Anamul Habib, memberikan, materi teknis pengelolaan website. Materi mencakup pembuatan menu hingga tata cara mengunggah dokumen yang akan dipublikasikan melalui website desa.
Pendampingan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan perangkat desa dalam mengelola dan menyajikan informasi publik secara tertib, aktual, dan mudah diakses masyarakat.
Tingkatkan Kemampuan Perangkat Desa
Kepala Desa Megonten, Nor Salim, mengapresiasi, pendampingan yang diberikan Dinkominfo Demak. Menurutnya, kegiatan tersebut membantu meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) perangkat desa dalam mengelola website.
“Terima kasih banyak, karena Kominfo telah mengagendakan pendampingan website Desa Megonten. Harapannya, kegiatan ini dapat menambah ilmu baru dalam pengelolaan website desa,” ujar Nor Salim.
Saat ini, website Desa Megonten telah aktif dan rutin diperbarui melalui publikasi berita. Namun, pengelolaan dokumen sebagai bagian dari informasi publik masih perlu ditingkatkan.
Untuk mendukung pengelolaan tersebut, Pemerintah Desa Megonten telah membentuk tim Desa Antikorupsi dan menunjuk tiga operator dari perangkat desa. Para operator tersebut bertugas mengunggah serta memperbarui dokumen yang perlu dipublikasikan melalui website.
Pemerintah Desa Megonten juga berharap pendampingan atau pelatihan pengelolaan website dapat kembali diagendakan. Upaya tersebut dinilai penting agar informasi mengenai penyelenggaraan pemerintahan desa dapat terus diperbarui dan semakin mudah diakses masyarakat.
Dengan pengelolaan website yang lebih optimal, Desa Megonten diharapkan mampu memperkuat transparansi informasi sekaligus mendukung pelaksanaan program Desa Antikorupsi.
Saya mempertahankan substansi asli, tetapi memperbaiki beberapa bagian seperti “pendampingan bbertuan” menjadi “pendampingan ... dilakukan untuk”, “rutin update” menjadi “rutin diperbarui”, serta menghindari pengulangan informasi dan kalimat yang terlalu seremoni.