Demak, InfoPublik – Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Demak mendorong Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Dorongan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinkominfo Kabupaten Demak, Masbahatun Ni’amah, saat Sarasehan KIM dan FK Metra Demak di ruang pertemuan Dinkominfo, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan yang turut dihadiri Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinkominfo Demak, Agus Pramono, tersebut diikuti sekitar 40 anggota KIM dan FK Metra Kabupaten Demak.
Masbahatun mengatakan perkembangan teknologi digital membuat arus informasi semakin cepat. Kondisi tersebut memudahkan masyarakat memperoleh informasi, tetapi sekaligus meningkatkan potensi penyebaran berita bohong atau hoaks.
Menurutnya, keberadaan KIM dan FK Metra menjadi penting karena dapat membantu pemerintah menjangkau masyarakat hingga tingkat desa. Keterbatasan sumber daya manusia di bidang komunikasi publik membuat pemerintah membutuhkan dukungan dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.
“Jumlah SDM yang terbatas di Dinkominfo tentu tidak mungkin membuat kita menjangkau seluruh desa secara langsung. Karena itu, kita perlu bekerja sama dengan teman-teman dari desa. Inilah bentuk kerja sama yang bisa kita lakukan, yaitu menggandeng panjenengan,” ujar Masbahatun.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah dan KIM serta FK Metra diharapkan mampu memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap utuh dan tidak mengalami perubahan makna ketika diteruskan dari satu pihak ke pihak lainnya.
Masbahatun juga menekankan pentingnya memastikan setiap informasi pemerintah benar, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, informasi resmi pemerintah menjadi salah satu rujukan masyarakat dalam memahami berbagai kebijakan dan kondisi yang terjadi.
“Setiap informasi yang disampaikan harus dipastikan benar, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan. Jangan sampai informasi yang kita sampaikan kemudian dipelintir oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” imbuhnya.
Melalui sarasehan tersebut, Masbahatun berharap terbangun komunikasi dua arah yang semakin kuat antara pemerintah dan masyarakat.
KIM dan FK Metra diharapkan tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi penghubung komunikasi masyarakat dengan pemerintah. Dengan demikian, informasi publik dapat menjangkau lebih banyak warga sekaligus mendorong terciptanya komunikasi yang sehat di tengah derasnya arus informasi digital.
Penguatan peran kedua kelompok tersebut juga dinilai penting untuk membantu menangkal hoaks dan meningkatkan kualitas informasi publik hingga tingkat desa.(red-kmf/nin/ist/eyv)