Langgur, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara menyalurkan bantuan bencana serta alat bantu disabilitas kepada masyarakat rentan yang telah melalui proses asesmen Dinas Sosial.
Bantuan tersebut mencakup perabot rumah tangga bagi korban bencana serta empat unit kursi roda standar dan tiga unit tongkat kaki empat bagi penyandang disabilitas.
Penyerahan berlangsung di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, pada Senin (5/10/2026).
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maluku Tenggara, Ketjie Koedoeboen, mengatakan bantuan ditujukan untuk meringankan beban masyarakat terdampak bencana, meningkatkan mobilitas dan kemandirian penyandang disabilitas, serta memastikan kehadiran pemerintah secara cepat dan tepat sasaran.
“Penyerahan bantuan hari ini sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas Dinas Sosial dalam memitigasi dampak bencana serta meningkatkan kesejahteraan sosial bagi masyarakat rentan, khususnya penyandang disabilitas,” kata Koedoeboen.
Ia menjelaskan bantuan bencana alam dan nonalam diberikan kepada empat penerima manfaat yang terdampak banjir bandang, angin kencang, dan tanah longsor.
Keempat penerima tersebut yakni Vaustin Meturan dari Ohoi Rumadian, Kecamatan Hoat Sorbay; Fara Tahir dari Ohoi Ohoijang, Kecamatan Kei Kecil; Martinus Rahanau dari Ohoi Hollat, Kecamatan Kei Besar Utara Timur; serta Farida Rabrusun dari Ohoi Weer Ohoiker, Kecamatan Kei Besar Utara Barat.
Bantuan yang diberikan berupa perabot rumah tangga, masing-masing satu set sofa dan satu unit tempat tidur pegas dua badan. Bantuan itu diarahkan untuk membantu penerima manfaat memulihkan kebutuhan rumah tangga setelah terdampak bencana.
Sementara itu, bantuan alat bantu disabilitas diberikan kepada tujuh penerima manfaat di Kecamatan Hoat Sorbay berdasarkan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial.
Empat penerima kursi roda standar yakni Jumaidi Baranratut dari Ohoi Ohoibadar, Lince Nortje Eleujaan dari Ohoi Dian Darat, Muhamad F. Ubrusun dari Ohoi Madwat, dan Hania Jamlean dari Ohoi Dian Pulau.
Adapun tiga penerima tongkat kaki empat yakni Imbran Kerubun dari Ohoi Dian Pulau, Korneles Rumlus dari Ohoi Letvuan, dan Haria Lasma dari Ohoi Ngursit.
Koedoeboen menegaskan seluruh bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Maluku Tenggara Tahun Anggaran 2026.
“Bantuan tersebut semuanya bersumber dari APBD Tahun 2026,” ujarnya.
Salah satu penerima bantuan bencana, Vaustin Meturan, mengaku bersyukur menerima bantuan perabot rumah tangga setelah rumah dan perlengkapan miliknya terdampak bencana.
“Saya sangat bersyukur menerima bantuan perabot rumah. Rumah sudah ada tetapi kosong, saya bingung mau isi pakai apa. Terima kasih Bapak Bupati dan Wakil Bupati yang sudah peduli dengan kami orang kecil,” ucap Vaustin.
Ia menerima satu set sofa dan satu set tempat tidur pegas dengan total nilai bantuan Rp9 juta. Bantuan tersebut melengkapi dukungan pembangunan rumah yang sebelumnya telah diterimanya.
“Semoga Tuhan membalas semua kebaikan itu dengan berkat yang lebih besar lagi,” katanya.
Pemkab Maluku Tenggara menegaskan penanganan bencana dan perlindungan terhadap kelompok rentan tidak hanya dilakukan pada masa tanggap darurat, tetapi juga diarahkan pada pemulihan sosial dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
(MC.Maluku Tenggara/Adolof Labetubun)