Pilah Sampah dari Rumah, TP PKK Bojonegoro: Bisa Hasilkan Uang
Istimewa
Istimewa
Bojonegoro, InfoPublik – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bojonegoro mendorong masyarakat membiasakan memilah sampah sejak dari rumah karena sampah yang dikelola dengan baik dapat memiliki nilai ekonomi, bahkan hasilnya dapat dimanfaatkan untuk membantu membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Pesan tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, saat kunjungan terpadu dan pembinaan tematik di Desa Sidomulyo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur, Senin (5/10/2026).
Cantika mengatakan masyarakat perlu meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan lingkungan dengan memisahkan sampah organik dan anorganik. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sedangkan sampah yang memiliki nilai ekonomi dapat dimanfaatkan melalui pengelolaan bank sampah.
“Pilah sampah bernilai ekonomi, pilah sampah bisa hasilkan uang. Mari kita biasakan memilah sampah organik dan anorganik, juga mengolah menjadi kompos,” ujarnya.
Cantika juga mengajak masyarakat mengembangkan budaya menabung melalui bank sampah. Menurutnya, hasil pengelolaan sampah dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk membantu pembayaran PBB.
Selain memiliki nilai ekonomi, barang bekas dapat dimanfaatkan kembali menjadi berbagai produk yang memiliki nilai guna sehingga mendorong kreativitas masyarakat sekaligus mengurangi sampah.
Dalam kunjungan tersebut, TP PKK Kabupaten Bojonegoro juga memberikan pembinaan tematik kepada kelompok kerja (Pokja) sebagai bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan program pemberdayaan keluarga di tingkat desa.
Cantika turut menekankan pentingnya tertib administrasi dalam setiap pelaksanaan program PKK. Menurutnya, administrasi diperlukan untuk mendukung keberlanjutan program sekaligus memudahkan evaluasi kegiatan.
Ia juga mengapresiasi para kader PKK di tingkat desa yang terus mendampingi masyarakat.
“Mari kita kembangkan PKK dengan tertib administrasi, kerja keras bapak ibu semua, terutama kader-kader desa yang bekerjanya tidak digaji tapi pakai hati,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan di Desa Sidomulyo juga diisi dengan penyerahan bantuan kepada ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan risiko tinggi, balita dengan gizi kurang, lansia sebatang kara, serta remaja.
Rombongan TP PKK turut meninjau sejumlah kegiatan dan layanan masyarakat, antara lain Posyandu Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), layanan bagi penyandang disabilitas, serta program pengembangan GAYATRI.
Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Sidomulyo, Ninik Yulianis, mengatakan pembinaan dari TP PKK Kabupaten Bojonegoro diharapkan dapat mendukung pengembangan berbagai program pemberdayaan di desanya.
Menurut Ninik, pelaksanaan program di Desa Sidomulyo tidak terlepas dari gotong royong pengurus PKK dan dukungan pemerintah desa.
“Masukan, saran dan bimbingan dari TP PKK Kabupaten sangat diharapkan untuk kemajuan Desa Sidomulyo agar berdaya, sehat, mandiri dan sejahtera,” ungkapnya.
Kunjungan dan pembinaan tersebut diharapkan memperkuat kolaborasi antara TP PKK kabupaten, pemerintah desa, kader, dan masyarakat dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga secara berkelanjutan.
[ai/nn]
© Copyright 2026, All Rights Reserved