Selatpanjang, InfoPublik — Sekitar 40 klub putra dan putri ambil bagian dalam Semi Open Turnamen Volley Ball Torpedo Jilid II Tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen tersebut menjadi ruang bagi atlet muda untuk menambah pengalaman bertanding, mengembangkan potensi, dan memperkuat sportivitas.
Turnamen yang diikuti 23 klub putra dan 17 klub putri itu dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti H. Sudandri Jauzah. Peserta turnamen tidak hanya berasal dari Kecamatan Tebing Tinggi, tetapi juga dari sejumlah kecamatan lainnya di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Ketua Panitia Pelaksana Adi Safrizal mengatakan, turnamen tersebut merupakan kelanjutan dari Torpedo Jilid I yang telah digelar sebelumnya. Ia menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan kompetisi.
“Turnamen ini merupakan Torpedo Jilid II. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik moral maupun material, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana,” ujar Adi.
Menurutnya, penyelenggaraan turnamen tidak hanya berorientasi pada perebutan gelar juara. Kompetisi tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat berolahraga, meningkatkan sportivitas, serta mempererat silaturahmi dan kerja sama antarpeserta.
“Kami berharap semangat sportivitas senantiasa tertanam dalam diri seluruh peserta. Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan dengan baik dan ke depan dapat kembali dilaksanakan dengan turnamen-turnamen berikutnya,” katanya.
Ketua Pembina Klub Torpedo Letkol POM Hendra Suharta mengatakan, turnamen tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali aktivitas olahraga bola voli di Kampung Baru.
Menurut Hendra, nama Torpedo sebelumnya cukup lama tidak tampil dalam berbagai kompetisi bola voli. Karena itu, pihaknya berinisiatif membangkitkan kembali klub tersebut sekaligus mendorong generasi muda lebih aktif berolahraga.
“Kami ingin membangkitkan kembali olahraga bola voli di Kampung Baru. Nama Torpedo juga sudah lama tidak muncul dalam turnamen. Jadi, ini menjadi inisiatif kami untuk membangun kembali semangat para pemuda agar olahraga kembali digiatkan,” ujarnya.
Selain menghidupkan kembali aktivitas olahraga, pembina klub juga berencana meningkatkan fasilitas lapangan. Salah satunya melalui penataan lapangan dan pemasangan penerangan agar pertandingan dapat digelar pada malam hari.
“ Kemungkinan ke depan lapangan akan kami rombak menjadi satu lapangan dan dilengkapi lampu. Dengan begitu, pertandingan bisa dilaksanakan malam hari, sehingga masyarakat yang bekerja pada siang hari tetap memiliki kesempatan untuk menyaksikan maupun mengikuti kegiatan,” jelasnya.
Sementara itu, Sekda Kepulauan Meranti H. Sudandri Jauzah menyampaikan apresiasi pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, kompetisi olahraga menjadi ruang untuk membangun sportivitas, mempererat silaturahmi, meningkatkan prestasi, sekaligus memberikan kesempatan bagi generasi muda mengembangkan bakat dan potensi.
“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mendorong pengembangan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia,” kata Sudandri.
Ia berharap para atlet muda Meranti mendapat semakin banyak kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi di berbagai tingkatan, mulai dari daerah, provinsi, nasional hingga internasional.
Menurut Sudandri, semakin banyak kompetisi yang diikuti, semakin besar pula pengalaman yang diperoleh atlet. Pengalaman tersebut menjadi modal dalam membentuk mental bertanding dan kemampuan berkompetisi.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan turnamen sebagai ajang menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus memperkuat persaudaraan. “Tunjukkan bahwa olahraga adalah bagian dari karakter generasi muda Meranti: pantang menyerah, disiplin, solid dan berani berprestasi,” tambahnya.
Sudandri meminta para atlet bertanding dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan, dan menerima hasil pertandingan dengan lapang dada. "Menang adalah prestasi, tetapi menjaga sportivitas adalah kehormatan,” tegasnya.
Kepada wasit dan perangkat pertandingan, ia berharap seluruh tugas dijalankan secara profesional, objektif dan adil. Sementara kepada official dan pelatih, ia meminta agar terus memberikan motivasi serta membangun mental juara para atlet.
Pembukaan turnamen tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti, jajaran KONI dan PBVSI, camat, kepala desa/lurah, panitia penyelenggara, wasit, official, pelatih, serta para atlet peserta.
Sudandri berharap Semi Open Turnamen Volley Ball Torpedo Jilid II Tahun 2026 berlangsung lancar dan melahirkan pertandingan yang berkualitas sekaligus semakin mempererat persaudaraan antarpeserta.