Siak, InfoPublik — Kontingen Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Siak menjadi juara umum Pekan Olahraga, Seni dan Pembelajaran (PORSENIJAR) PGRI Provinsi Riau 2026 dengan raihan tujuh medali emas, satu perak dan dua perunggu.
PORSENIJAR PGRI Provinsi Riau 2026 resmi ditutup Bupati Siak Afni Zulkifli di Balairung Datuk Empat Suku, Kompleks Rumah Rakyat, Kelurahan Kampung Rempak, Sabtu (26/9/2026).
Dalam klasemen akhir, Siak menempati posisi teratas dengan tujuh emas, satu perak dan dua perunggu. Kota Pekanbaru berada di posisi kedua dengan empat emas, lima perak dan dua perunggu, sedangkan Kabupaten Kuantan Singingi menempati posisi ketiga dengan tiga emas dan satu perunggu.
Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan, PORSENIJAR tidak semata-mata menjadi ajang untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi ruang bagi para guru dari berbagai daerah untuk memperkuat silaturahmi dan persaudaraan.
Menurut Afni, perbedaan daerah dan kontingen tidak menghilangkan kesamaan peran para peserta sebagai pendidik. "Saya yakin dengan event ini tali persaudaraan dan silaturahmi kita semakin erat. Tidak ada perbedaan yang membatasi, kita semua adalah guru, minimal di lingkungan keluarga kecil kita,” ujar Afni.
Ia menilai semangat kompetisi yang dibangun dalam PORSENIJAR dapat berjalan beriringan dengan sportivitas dan kebersamaan. Pertemuan guru dari berbagai kabupaten dan kota di Riau juga menjadi kesempatan untuk membangun jejaring serta memperkuat hubungan antarpedidik.
Keberhasilan Siak meraih juara umum sekaligus menunjukkan bahwa para guru dapat berprestasi di berbagai bidang, tidak hanya dalam aktivitas pembelajaran, tetapi juga melalui olahraga dan seni.
Ketua PGRI Provinsi Riau Prof. Dr. Adolf Bastian menyerahkan langsung piala juara umum PORSENIJAR PGRI Provinsi Riau 2026 kepada Ketua PGRI Kabupaten Siak Mahadar.
PORSENIJAR PGRI Provinsi Riau selanjutnya akan digelar di Kota Dumai pada 2027. Penetapan Dumai sebagai tuan rumah diputuskan melalui rapat pleno penentuan tuan rumah PORSENIJAR 2027.
Penutupan PORSENIJAR 2026 menjadi akhir rangkaian kompetisi sekaligus momentum memperkuat kebersamaan para guru se-Riau melalui olahraga, seni dan pembelajaran.