Siak, InfoPublik- Bupati Siak, Afni Z mendorong mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sulthan Syarif Hasyim Siak Sri Indrapura untuk membangun kedisiplinan, memperkaya pengalaman, serta mulai merancang masa depan sejak awal masa perkuliahan sebagai bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul berkarakter Islami.
Hal tersebut disampaikan Afni saat memberikan paparan dalam Kuliah Umum bertema "Sinergis Perguruan Tinggi dan Pemerintah dalam Membangun SDM Unggul Berkarakter Islami di Kabupaten Siak" di STAI Sulthan Syarif Hasyim, Kamis (24/9/2026).
Afni menekankan bahwa SDM unggul dan generasi berkarakter Islami tidak dapat dibentuk secara instan. Menurutnya, proses tersebut membutuhkan pendidikan agama Islam yang kuat serta penerapan nilai-nilai syariat Islam dalam kehidupan.
"Kuliah lah yang baik dan disiplin. Tambah pengalaman di luar akademisi dengan menggali potensi di tengah-tengah masyarakat. Awali semester 1, mahasiswa sudah harus memiliki perencanaan masa depan. Simpulkan rencana tersebut di semester 5 untuk didalami lebih lanjut," kata dia.
Ia juga mendorong mahasiswa mulai merumuskan calon judul skripsi sejak semester 3 dan menyesuaikannya dengan minat masing-masing. Menurutnya, pengembangan potensi mahasiswa perlu mendapat ruang melalui tema penelitian yang tidak terlalu dibatasi secara kaku berdasarkan jurusan.
"Jangan membatasi skripsi mahasiswa harus kaku sesuai jurusannya saja. Potensi mahasiswa itu akan tumbuh secara alami selama mereka menjalani masa akademisi di kampusnya ini," ujar dia.
Dalam kesempatan tersebut, Afni juga memberikan gambaran mengenai pentingnya riset ilmiah dengan pendekatan ekologi. Pendekatan tersebut dapat digunakan untuk mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan sesamanya serta lingkungan sosial masyarakat di sekitarnya.
Selain aspek akademik, Afni mengajak mahasiswa meneladani sejarah dan nilai perjuangan tokoh lokal Siak. Ia mengingatkan mahasiswa untuk menjadikan sejarah Kesultanan Siak sebagai bagian dari inspirasi dalam membangun daerah dan berkontribusi bagi bangsa.
"Jadikan rekam jejak perjuangan Sultan Syarif Hasyim, Sultan ke-11 Kerajaan Siak, serta ayahnya, Sultan Syarif Kasim II, sebagai pemantik semangat untuk terus berkontribusi bagi negeri ini," tegas dia.
Kuliah umum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan Pemerintah Kabupaten Siak dalam pembangunan daerah melalui sektor pendidikan. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung lahirnya generasi yang memiliki kapasitas intelektual sekaligus karakter dan nilai keislaman.
Sinergi antara STAI Sulthan Syarif Hasyim dan Pemerintah Kabupaten Siak diharapkan terus diperkuat untuk mendukung pembangunan SDM daerah yang unggul, berkarakter Islami, serta mampu berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Siak.
(Doli_Wtr/Humas-Siak)