SLEMAN, InfoPublik – Para calon peserta Pemilihan Lurah Antar Waktu (PAW) Kalurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Sleman mengikuti sosialisasi mekanisme, tata tertib, dan kisi-kisi materi uji asesmen di Ruang Pertemuan LPPM UPN “Veteran” Yogyakarta, Rabu (9/9/2026).
Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN “Veteran” Yogyakarta, Avido Yuliestiyan, menjelaskan, asesmen dirancang secara objektif untuk mengukur wawasan kebangsaan, pemahaman regulasi pemerintahan, hingga kesiapan kepemimpinan calon lurah.
"Berdasarkan kisi-kisi, asesmen terdiri atas 100 soal. Materi Pancasila, UUD 1945, pemerintahan umum, pemerintahan kalurahan, serta Keistimewaan DIY masing-masing terdiri atas 15 soal. Sementara materi kepemimpinan dan manajerial mendapat porsi terbesar sebanyak 25 soal," terang Avido.
Ia menambahkan, pada materi pemerintahan kalurahan, peserta diuji terkait tata kelola keuangan, pengelolaan aset, perencanaan pembangunan, hingga hukum musyawarah desa.
Sementara pada materi kepemimpinan, indikator penilaian difokuskan pada pengambilan keputusan, penyelesaian konflik, integritas, manajemen risiko, dan pelayanan publik.
Selain kisi-kisi soal, panitia menekankan aturan ketat selama pelaksanaan tes yang dijadwalkan berlangsung Kamis (10/9/2026) di UPN "Veteran" Yogyakarta.
Peserta dilarang keras membawa telepon genggam, kalkulator, maupun catatan, serta diancam sanksi diskualifikasi jika terbukti melakukan kecurangan.
Melalui tahapan asesmen yang kredibel ini, rangkaian Pemilihan Lurah PAW Maguwoharjo diharapkan dapat menghasilkan sosok pemimpin yang berintegritas, kompeten, serta mampu membawa kemajuan bagi masyarakat Kapanewon Depok. (MC Sleman / KIM Depok / Athiful)