Bupati Cup Masuk Babak Penentuan, Sportivitas Jadi Pesan Utama
Turnamen Bola Voli Bupati Cup 2026 Kabupaten Maluku Tenggara. Foto:Rikhard
Turnamen Bola Voli Bupati Cup 2026 Kabupaten Maluku Tenggara. Foto:Rikhard
Langgur, InfoPublik – Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, memperingatkan seluruh peserta Turnamen Bola Voli Bupati Cup 2026 untuk menjaga sportivitas menjelang babak 16 besar. Tim yang membuat keributan terancam didiskualifikasi.
Thaher menilai persaingan yang semakin ketat pada fase gugur harus diimbangi dengan kedewasaan pemain, pelatih, manajer, serta ketegasan perangkat pertandingan.
“Saya tegaskan. Masuk 16 besar ini taruhannya harga diri daerah. Jaga sportivitas. Wasit harus tegas. Pelatih dan manajer jaga timnya. Siapa bikin ribut, diskualifikasi,” tegas Thaher di Gedung Serbaguna Larvul Ngabal, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Rabu (9/9/2026).
Pesan tersebut disampaikan di hadapan wasit, camat, pelatih, manajer, perwakilan tim kecamatan, instansi vertikal, serta organisasi perangkat daerah (OPD).
Menurut Thaher, meningkatnya tensi pertandingan tidak boleh memicu tindakan yang mengganggu keamanan maupun ketertiban turnamen.
Pemain diminta mampu mengendalikan emosi, sementara pelatih dan manajer bertanggung jawab memastikan anggota tim tetap mematuhi aturan pertandingan.
Bupati menegaskan Bupati Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga bagian dari pembinaan generasi muda dan pengembangan olahraga di Maluku Tenggara.
Melalui kompetisi olahraga, generasi muda diharapkan belajar tentang disiplin, kerja sama, tanggung jawab, ketangguhan, serta penghormatan terhadap lawan.
“Ini untuk membina pemuda Malra. Jangan kotori dengan emosi dan kekerasan. Malu kita kalau sampai disorot keluar,” ujarnya.
Thaher juga memberikan perhatian khusus kepada perangkat pertandingan. Wasit diminta bekerja secara profesional, objektif, dan tegas dalam mengambil keputusan terhadap setiap pelanggaran.
Pelatih dan manajer juga diminta menjadi teladan sekaligus menjaga perilaku pemain, terutama ketika pertandingan berlangsung dalam tekanan tinggi.
“Laksanakan dengan tertib. Jaga keamanan. Buktikan Maluku Tenggara bisa menggelar iven besar dengan bermartabat,” kata Thaher.
Memasuki babak 16 besar, sebanyak 16 tim akan melanjutkan persaingan untuk memperebutkan tiket ke fase berikutnya.
Pemkab Maluku Tenggara berharap persaingan antartim tetap berlangsung dalam semangat sportivitas sehingga turnamen tidak hanya menghasilkan juara, tetapi juga mendukung pembinaan atlet serta menjaga nama baik daerah.
(MC.Maluku Tenggara/Adolof Labetubun)
© Copyright 2026, All Rights Reserved