Indramayu, InfoPublik – Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Pangan Hanif Faisol Nurofiq menyatakan, pemerintah terus memantau kondisi harga dan inflasi, terutama kebutuhan pokok yang langsung dirasakan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Hanif, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Indramayu dalam rangka penyaluran Bantuan Pangan Beras di Balai Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang, Kamis (20/8/2026).
"Hal ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua. Tugas kita adalah menstabilkan harga pangan melalui berbagai kebijakan," ujarnya.
Menurut Hanif, pemerintah terus menjaga keseimbangan antara ketersediaan pangan dan kebutuhan masyarakat. Di sisi lain, petani juga harus mendapatkan harga yang layak atas hasil produksinya.
Dengan demikian, kebijakan pangan tidak hanya memastikan masyarakat memperoleh pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga menjamin kesejahteraan petani sebagai produsen pangan.
Penyaluran Bantuan Pangan Beras di Desa Lobener Lor menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Hanif ke Kabupaten Indramayu. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan kunjungan ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Rambatan Kulon, Kecamatan Lohbener.
Dua kegiatan tersebut memiliki keterkaitan dalam upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat desa agar semakin berdaya secara ekonomi.
Di tempat yang sama, Pj. Sekda Kabupaten Indramayu Aan Hendrajana mengapresiasi kunjungan pemerintah pusat ke Indramayu. Ia berharap pertemuan tersebut semakin memperkuat kolaborasi dalam menjaga ketahanan dan stabilitas pangan di daerah.
"Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan Wakil Menteri Pangan ke Indramayu. Kami berharap sinergi pemerintah pusat dan daerah semakin kuat dalam menjaga ketahanan dan stabilitas pangan," katanya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Indramayu Apip Wijaya menjelaskan, Bantuan Pangan Beras periode Juli, Agustus, dan September 2026 menyasar sekitar 317.133 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di 317 desa yang tersebar di 31 kecamatan se-Kabupaten Indramayu.
"Sejak tanggal 14 Agustus 2026, program tersebut telah diluncurkan oleh Bupati Indramayu di Desa Terusan. Selanjutnya, untuk penyaluran di Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang, dengan jumlah PBP ini sebanyak 11.296 penerima," jelasnya.
Apip melanjutkan, khusus Desa Lobener Lor, total penerima bantuan pangan mencapai 584 PBP. Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras setiap bulan sesuai alokasi yang telah ditetapkan.
Artinya, selama tiga bulan, setiap penerima mendapatkan total 30 kilogram beras.
"Selain memastikan penyaluran bantuan, Bulog juga terus menjaga ketersediaan beras, mendorong kebutuhan beras tetap aman," tuturnya.
Selain penyaluran bantuan pangan, kunjungan Wamen Pangan juga dilakukan ke KDKMP Desa Rambatan Kulon sebagai bagian dari upaya melihat langsung penguatan ekonomi desa.
Koperasi desa diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ekosistem pangan dari tingkat desa.
Bagi Kabupaten Indramayu yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional, menjaga ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan beras, tetapi juga menyangkut kesejahteraan petani, keterjangkauan harga bagi masyarakat, serta penguatan ekonomi desa.
Melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bulog, koperasi, dan masyarakat, upaya menjaga stabilitas harga, ketersediaan pangan, dan ketahanan pangan terus diperkuat dari tingkat pusat hingga desa. (MC Indramayu/LKP)