Tambolaka, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Barat Daya (SBD) secara resmi melepas kontingen Gerakan Pramuka yang akan mengikuti Jambore Daerah (Jamda) X Gerakan Pramuka Nusa Tenggara Timur (NTT) 2026 dan Jambore Nasional (Jamnas) XII 2026.
Pelepasan kontingen berlangsung di Rumah Jabatan Bupati SBD, Kecamatan Kota Tambolaka, Senin (13/7/2026), dan dihadiri jajaran Pemkab SBD, Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka SBD, Pengurus Dewan Kerja Cabang, para pembina, serta orang tua peserta.
Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, menyampaikan apresiasi kepada Kwarcab Gerakan Pramuka SBD yang telah mempersiapkan kontingen untuk mewakili daerah dalam dua ajang tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sumba Barat Daya yang telah mempersiapkan kontingen dengan baik sehingga mampu mewakili daerah kita dalam ajang yang sangat penting ini,” ujar Ratu.
Menurutnya, para peserta merupakan putra-putri terbaik daerah yang terpilih untuk membawa nama Kabupaten Sumba Barat Daya. Karena itu, keikutsertaan dalam jambore tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan perkemahan.
Jambore, lanjutnya, menjadi wadah strategis untuk mempererat persaudaraan, menambah pengalaman, mengasah keterampilan, membangun karakter, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan semangat gotong royong di kalangan generasi muda.
Tema jambore tahun ini, “Berkreatif, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan,” dinilai relevan dengan tantangan pembangunan saat ini.
Bupati berharap nilai kreativitas, inovasi, keterampilan, dan kemandirian dapat dihayati serta diterapkan oleh seluruh anggota kontingen. Dengan demikian, para peserta diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah setelah mengikuti kegiatan.
Pemkab Sumba Barat Daya, kata Ratu, terus berkomitmen mendukung pembinaan generasi muda sebagai bagian dari upaya mewujudkan SBD yang hebat, berkarakter, sehat, cerdas, berketahanan pangan, dan berbudaya dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Bupati juga berpesan kepada seluruh peserta agar selama mengikuti rangkaian Jambore Daerah maupun Jambore Nasional senantiasa menjaga kesehatan, disiplin, menaati aturan, saling menghormati, serta menjaga kekompakan.
Para peserta juga diminta menunjukkan sikap santun dan menjaga nama baik daerah karena membawa identitas sebagai duta Kabupaten Sumba Barat Daya.
Kepada para pembina dan pendamping, bupati menyampaikan terima kasih atas dedikasi dalam membimbing dan mendampingi peserta. Ia menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan salah satu wadah strategis untuk membentuk generasi yang tangguh, berintegritas, cinta tanah air, dan siap menghadapi tantangan masa depan.