Kanigaran, InfoPublik — Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo menggelar Forum Investasi Strategis bertajuk “Sinergi Global Probolinggo Bersolek Menuju Kota Logistik” di ruang Command Center Kantor Wali Kota Probolinggo, Provinsi Jawa Timur, Senin (13/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempercepat transformasi daerah menuju kota logistik yang tangguh dan berkelanjutan.
Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan visi pembangunan jangka panjang 2025–2045. Salah satu fokus utama adalah penguatan sektor logistik melalui pengembangan kawasan industri dan peningkatan daya tarik investasi.
Pemerintah telah menyiapkan kawasan industri seluas sekitar 321 hektare. Selain itu, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bromo Integrated Economic City juga direncanakan sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru.
“Kami berkomitmen memberikan kemudahan perizinan dan menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif bagi investor,” ujar Aminuddin.
Ia menjelaskan, kerja sama investasi yang dijajaki saat ini masih berada pada tahap awal dan akan dilanjutkan melalui studi kelayakan oleh pihak investor sebelum memasuki tahap realisasi.
Dalam forum tersebut, sejumlah investor menunjukkan ketertarikan terhadap potensi Kota Probolinggo, khususnya di sektor pertanian, energi, dan logistik.
Salah satu investor dari Tiongkok menilai wilayah ini memiliki kondisi yang mendukung pengembangan pertanian modern berbasis teknologi. Selain itu, peluang investasi juga terbuka di sektor energi terbarukan seperti pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
Sektor industri pengolahan hasil pertanian dan pergudangan logistik juga dinilai memiliki prospek yang menjanjikan seiring meningkatnya kebutuhan distribusi barang.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Probolinggo, Widowati, menyampaikan bahwa forum ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama dengan investor, baik dari dalam maupun luar negeri.
“Tujuannya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, memperkuat daya saing daerah, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat,” ujarnya.
(es/pin)