Kamis, 3 April 2025 11:11:27

Ribuan Narapidana Lapas Mojokerto Rayakan Idulfitri dengan Ketupat, Opor Ayam, dan Remisi Khusus

: Ribuan narapidana menikmati semangkok ketupat bersama opor ayam, sayur manisa, dan kacang panjang, yang menjadi hidangan khas lebaran.


Oleh MC PROV JAWA TIMUR, Selasa, 1 April 2025 | 02:10 WIB - Redaktur: Eka Yonavilbia - 115


Surabaya, InfoPublik– Sebuah momen penuh kehangatan dan kebersamaan tercipta di Lapas Mojokerto pada hari Idulfitri kali ini. Di balik jeruji besi, ribuan narapidana menikmati semangkok ketupat bersama opor ayam, sayur manisa, dan kacang panjang, yang menjadi hidangan khas lebaran. Momen ini adalah kali pertama mereka merasakan suasana Idulfitri di penjara yang dulu dikenal dengan nama Penjara Purwotengah sejak 1943.

Kegiatan makan ketupat ini menjadi simbol kebersamaan dan perhatian dari pihak Lapas Mojokerto untuk memastikan bahwa meskipun berada dalam pembinaan, warga binaan tetap bisa merasakan kebahagiaan di hari raya Idulfitri. Kalapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa acara ini juga bertujuan untuk mempererat ikatan kebersamaan antar warga binaan.

“Kami ingin memastikan bahwa meskipun menjalani masa pembinaan, warga binaan tetap dapat menikmati momen lebaran dengan penuh kebahagiaan. Ketupat lebaran ini adalah simbol kebersamaan dan rasa kekeluargaan yang tetap kami jaga di lingkungan Lapas Mojokerto,”jelasnya, Senin (31/3/2025).

Sebanyak 1.014 warga binaan turut merasakan suasana penuh kehangatan dalam kebersamaan tersebut. Beberapa dari mereka mengungkapkan rasa haru dan bahagia karena dapat merasakan suasana Idulfitri meskipun jauh dari keluarga. Bagi sebagian besar narapidana, kegiatan ini menjadi cara untuk mengingatkan mereka akan pentingnya memperbaiki diri dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.

“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan mental dan emosional bagi warga binaan. Dengan adanya momen seperti ini, diharapkan mereka dapat lebih semangat dalam menjalani masa pidana serta terus memperbaiki diri,”ujarnya.

Selain hidangan ketupat dan suasana kebersamaan, dua narapidana juga merasakan kebahagiaan luar biasa saat mendapatkan Remisi Khusus (RK) II, yang mengubah status mereka menjadi bebas seketika setelah menjalani salat Idulfitri. Keduanya bersujud syukur begitu mendengar keputusan tersebut, mengungkapkan rasa terima kasih atas kesempatan untuk kembali berkumpul dengan keluarga pada hari yang penuh berkah ini.

“Remisi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada warga binaan yang telah menunjukkan perilaku baik dan mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh,” jelas Kalapas.

Rudi berharap pemberian remisi ini akan menjadi awal yang baik bagi narapidana untuk memperbaiki kehidupan mereka di masa depan dan menghindari kesalahan yang sama. "Kami berharap setelah kembali ke masyarakat, mereka bisa menjalani hidup yang lebih baik dan menjadi pribadi yang lebih bermanfaat,"tambahnya. (MC Prov Jatim /hjr-mad/eyv)

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh MC PROV JAWA TIMUR
  • Rabu, 2 April 2025 | 22:30 WIB
Adventure Land Romokalisari jadi Primadona Wisatawan selama Libur Lebaran
  • Oleh MC PROV JAWA TIMUR
  • Rabu, 2 April 2025 | 14:43 WIB
Libur Lebaran di Surabaya, Pemkot Pastikan Wisata Aman dan Nyaman
  • Oleh MC PROV JAWA TIMUR
  • Rabu, 2 April 2025 | 14:47 WIB
Relawan Komunitas Railfans dan Pramuka Bantu Kelancaran Angkutan Lebaran 2025