Kamis, 3 April 2025 8:28:47

Tradisi Bertemu Inovasi, Kontes Bandeng Kawak 2025 Gaet Antusiasme Masyarakat Gresik

:


Oleh MC KAB GRESIK, Selasa, 1 April 2025 | 05:06 WIB - Redaktur: Tri Antoro - 97


Gresik, InfoPublik – Kontes Bandeng Kawak 2025 kembali digelar dengan meriah, mempertemukan unsur tradisi, budaya, dan inovasi dalam pengolahan hasil perikanan. Tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam melestarikan warisan leluhur sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi perikanan berbasis budaya di Kabupaten Gresik.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani,  menegaskan bahwa Kontes Bandeng Kawak merupakan bagian dari tradisi peninggalan Mbah Sunan Giri yang harus dilestarikan. Ia juga menekankan bahwa acara ini berperan penting dalam peningkatan kesejahteraan petambak.

"Kontes lelang bandeng ini adalah bagian dari tradisi Mbah Sunan Giri yang harus kita jaga. Lebih dari itu, acara ini berdampak besar bagi peningkatan ekonomi perikanan berbasis budaya di Gresik. Kita ingin para petambak bandeng semakin sejahtera," ujarnya, Rabu (26/3/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yani juga menyampaikan tantangan yang dihadapi petani bandeng, seperti tidak adanya subsidi pupuk untuk sektor perikanan dan mahalnya harga pakan, yang berdampak pada biaya produksi budidaya bandeng.

Pada tahun ini, Syaifullah Mahdi, petambak asal Desa Pangkah Wetan, kembali menjadi juara bertahan. Bandeng kawak miliknya berhasil meraih predikat terbaik dengan bobot 14,6 kg dan panjang 109 cm, setelah dipelihara selama 16 tahun.

Juara II diraih oleh Askin dari Desa Pangkah Wetan dengan bandeng seberat 11,6 kg yang telah dipelihara selama 19 tahun. Juara III diraih oleh Zainal Abidin dari Desa Watuagung Bungah dengan bandeng seberat 8 kg yang dipelihara selama 10 tahun.

Bandeng milik Syaifullah Mahdi kemudian dilelang dalam acara puncak kontes dan terjual dengan harga Rp50 juta, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menghargai tradisi ini.

Selain lomba utama, sesi memasak langsung (live cooking) bersama King Abdi, finalis MasterChef Indonesia, turut menyemarakkan acara. Ia memperkenalkan berbagai kreasi olahan bandeng yang menggugah selera dan memberi inspirasi bagi pelaku usaha kuliner.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Gresik juga menyediakan ribuan porsi bandeng gratis bagi masyarakat. Antusiasme pengunjung terlihat tinggi, dengan banyak warga datang menikmati sajian khas daerah tersebut.

Penyelenggaraan kontes ini disambut baik masyarakat. Tiwi, warga Kecamatan Kebomas, menyatakan kegembiraannya atas pelestarian tradisi tersebut.

"Saya senang sekali karena kontes ini selalu diadakan setiap tahun. Dari dulu sampai sekarang, bandeng kawak sudah menjadi identitas Gresik. Apalagi tahun ini ada inovasi baru seperti live cooking King Abdi, jadi makin seru," katanya.

Hingga kini, Kabupaten Gresik memiliki luas tambak mencapai 17 ribu hektare atau 36 persen dari total tambak di Jawa Timur. Dengan kapasitas tersebut, produksi bandeng Gresik mencapai 49 ribu ton per tahun. Melalui kontes ini, diharapkan posisi Gresik sebagai sentra produksi bandeng unggulan nasional semakin diperkuat.

(nnd)

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh MC KAB GRESIK
  • Selasa, 11 Maret 2025 | 10:35 WIB
Akses Kesehatan Makin Mudah, Pemkab Gresik Resmikan Rumah Sakit Baru
  • Oleh MC KAB GRESIK
  • Minggu, 9 Maret 2025 | 14:08 WIB
DPRD Gresik Dukung Efisiensi Anggaran demi Peningkatan Pelayanan Publik
  • Oleh MC KAB GRESIK
  • Jumat, 7 Maret 2025 | 08:22 WIB
Pemkab Gresik Fokus Tingkatkan Sektor Perikanan, Wabup Minta Data Akurat