Sabtu, 5 April 2025 13:12:15

Banjir Cisurupan: Pemkab Garut Rencanakan Solusi Jangka Panjang

: Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin (berkemeja putih dan sepatu bot oranye), meninjau langsung lokasi banjir di ruas Jalan Cisurupan, Kampung Ciharenas, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Minggu (16/3/2025). Dalam kunjungannya, ia didampingi oleh sejumlah pejabat daerah dan stakeholder terkait untuk melihat kondisi di lapangan serta merumuskan langkah penanggulangan bencana secara cepat dan berkelanjutan. (Foto: Moch Ahdiansyah/ Diskominfo Kab. Garut)


Oleh MC KAB GARUT, Kamis, 20 Maret 2025 | 11:09 WIB - Redaktur: Tri Antoro - 124


Cisurupan, InfoPublik – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengimbau setiap SKPD dan kecamatan untuk melakukan mitigasi bencana.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah harus segera bergerak untuk menangani dampak bencana alam ini. Syakur mengajak berbagai pemangku kepentingan untuk melihat langsung kondisi di lapangan guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.

"Supaya kita mendapat gambaran yang lebih lengkap, saya juga mengundang camat dan kepala desa untuk melihat langsung situasi yang ada," ungkap Abdusy Syakur Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat pada Minggu (16/3/2025).

Bupati Garut menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menangani permasalahan bencana ini, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Salah satu langkah yang akan diambil adalah koordinasi lebih lanjut dengan Perhutani dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat untuk mencari solusi yang tepat dan berkelanjutan.

Selain itu, Syakur juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai cara menjaga lingkungan yang baik.

"Pendidikan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan juga harus menjadi perhatian utama. Masyarakat setempat yang paling perlu mendapatkan edukasi tentang cara menjaga lingkungan ini dengan baik," lanjutnya.

Dari perspektif jangka panjang, Syakur menyoroti pentingnya menelusuri permasalahan yang ada di hulu sungai. Ia menilai bahwa banjir tidak hanya dipicu oleh curah hujan yang tinggi, tetapi juga disebabkan oleh sedimentasi dan alih fungsi lahan di kawasan hulu. Pemerintah daerah akan melakukan komunikasi lebih lanjut dengan pihak Perhutani, camat, kepala desa, serta tokoh masyarakat untuk memastikan pengelolaan lahan yang sesuai aturan.

"Jika diperlukan, kami juga akan melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memastikan bahwa pengelolaan lahan berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan dampak buruk di kemudian hari," tegas Bupati Garut.

Penulis : Nindi Nurdiyanti
Penyunting : Yanyan Agus Supianto

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh MC KAB GARUT
  • Minggu, 30 Maret 2025 | 17:39 WIB
Layanan IGD dan Persalinan di Garut Tetap Beroperasi selama Libur Lebaran
  • Oleh MC KAB GARUT
  • Jumat, 28 Maret 2025 | 06:20 WIB
Ketahanan Keluarga adalah Fondasi Ketahanan Nasional