- Oleh MC KOTA PONTIANAK
- Senin, 17 Maret 2025 | 08:22 WIB
© 2023 - Portal Berita InfoPublik.
: Pemerintah Kabupaten Tapin melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) menggelar Rapat Koordinasi Pra Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Tapin 2025. - Foto: Mc.Tapin
Oleh MC KAB TAPIN, Rabu, 5 Maret 2025 | 12:45 WIB - Redaktur: Eka Yonavilbia - 162
Rantau, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Tapin melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) menggelar Rapat Koordinasi Pra-Rembuk Stunting tingkat Kabupaten Tapin 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor DP2KB Kabupaten Tapin pada Rabu, (5/3/2025).
Rapat ini dihadiri oleh berbagai Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) terkait dalam jajaran pemerintah Kabupaten Tapin, dalam rangka upaya pencegahan stunting di daerah.
Acara ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris DP2KB Kabupaten Tapin, Mustika Murni, yang mewakili Kepala DP2KB. Dalam sambutannya, Mustika menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk mencapai target pencegahan stunting di Kabupaten Tapin.
“Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam persiapan Rembuk Stunting yang akan melibatkan berbagai pihak. Diharapkan melalui koordinasi ini, kita dapat menyusun strategi yang lebih efektif dalam mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Tapin,” ujar Mustika Murni.
Rapat ini dipimpin oleh Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga DP2KB, Juanda Arianto. Ia menyampaikan upaya pencegahan stunting memerlukan kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader posyandu, hingga masyarakat.
“Kita harus memastikan bahwa program-program yang telah dirancang berjalan sesuai sasaran dan memberikan dampak nyata dalam menekan angka stunting. Melalui forum ini, kita akan mendiskusikan langkah-langkah strategis dan teknis yang harus dilakukan,” jelas Juanda.
Rapat koordinasi ini membahas berbagai aspek dalam penanganan stunting, termasuk perencanaan program intervensi spesifik dan sensitif, sinergi antarinstansi, serta pemetaan permasalahan dan solusi di lapangan.
Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan Kabupaten Tapin dapat lebih optimal dalam melaksanakan program pencegahan dan penanggulangan stunting, sehingga target penurunan angka stunting nasional dapat tercapai sesuai harapan.(MC Tapin/Eyv)