Akhiri Jabatan Sebagai Penjabat Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya Jalani Adat Modepito

: Ismail Pakaya mengikuti pelaksanaan adat Modepito yang mengisyaratkan akhir masa jabatannya sebagai Penjabat Gubernur Gorontalo periode 2023-2024. (Foto: Nova Diskominfotik)


Oleh MC PROV GORONTALO, Minggu, 19 Mei 2024 | 06:08 WIB - Redaktur: Bonny Dwifriansyah - 115


Kota Gorontalo, InfoPublik - Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar upacara adat Modepito untuk akhir masa jabatan Ismail Pakaya sebagai Penjabat Gubernur Gorontalo, Sabtu, (18/5/2024). Ismail memimpin Gorontalo selama satu tahun, periode Mei 2023 hingga Mei 2024.

Adat Modepito merupakan prosesi mengantarkan pejabat yang berakhir masa tugasnya dari rumah jabatan ke kediaman pribadi. Selain itu, upacara ini juga sebagai bentuk penghargaan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo atas pengabdian kepada pejabat negara yang sudah memimpin.

Upacara adat Modepito diawali dengan prosesi 'mopo maklumu deta tomboluwo' atau memaklumkan kepada pembesar negeri bahwa prosesi adat akan segera dimulai. Kemudian dilanjutkan dengan 'mopodungga lo adati potidungu' atau adat berjenjang turun dari wakil keluarga kepada pemangku adat selaku penanggung jawab prosesi Modepito.

Ismail bersama istri dijemput dari kamar oleh pemangku adat menuju tempat duduk adat. Setelah prosesi 'mohudu tonggota' atau penyerahan pelaksanaan upacara Modepito dari pemangku adat Hulondalo ke pemangku adat Limboto dan mopodungga lo adati dudelo, Ismail bersama istri meninggalkan rumah jabatan Gubernur Gorontalo dengan diantar oleh bupati/wali kota, jajaran Forkopimda provinsi serta ketua OPD.

Prosesi adat kemudian dilanjutkan di kediaman pribadi Ismaill di Kelurahan Hepohulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Upacara Modepito pun diakhiri dengan pembacaan doa.

Prosesi adat Modepito hampir sama dengan adat Mopotolungo. Yang berbeda, mopotolungo adat untuk pejabat yang memasuki masa pensiun, sedangkan Modepito untuk pejabat yang masih ada jabatan namun berbeda. Adapun Ismail sendiri masih menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Sosial, Politik, dan Kebijakan Publik Kemenaker RI.

Selain upacara adat Modepito, Ismail bersama istri juga menjalani upacara pelepasan yang dilakukan oleh Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Gorontalo atau Purna Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Provinsi Gorontalo. Pasukan upacara membentuk formasi Bintang Astha Brata yang merupakan simbol penghargaan tertinggi di bidang Kepamongprajaan.

Sebagai informasi, Ismail Pakaya telah menyelesaikan tugasnya pada 12 Mei 2024 dan digantikan oleh Rudy Salahuddin sebagai Penjabat Gubernur Gorontalo yang baru pada 17 Mei 2024. (mcgoronatloprov/echin)

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh MC KAB BENER MERIAH
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 11:47 WIB
Mengenal Prosesi Adat Gayo dalam Pelepasan Siswa di Bener Meriah
  • Oleh MC PROV GORONTALO
  • Kamis, 23 Mei 2024 | 07:18 WIB
Penjagub Gorontalo Jalani Prosesi Adat Mopotilolo di Kabupaten Gorontalo
  • Oleh MC PROV GORONTALO
  • Selasa, 21 Mei 2024 | 11:17 WIB
Pemda Bone Bolango Sambut Penjagub Rudy dengan Adat Mopotilolo
  • Oleh MC PROV GORONTALO
  • Senin, 20 Mei 2024 | 14:35 WIB
Ketua DPRD Hadiri Prosesi Adat Moloopu Penjabat Gubernur Gorontalo
  • Oleh MC PROV GORONTALO
  • Senin, 20 Mei 2024 | 13:28 WIB
Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya Pamitan Tanpa Didampingi Istri
  • Oleh MC PROV GORONTALO
  • Senin, 20 Mei 2024 | 12:24 WIB
Penjagub Gorontalo Rudy Salahuddin Terkesan oleh Sambutan Warga Gorontalo