Sidak Gedung Sate, Sekda Jabar Pastikan Aturan WFH-WFO Berjalan Baik

: Sekretaris Daerah Jabar Herman Suryatman menyusul dirinya memantau langsung presensi para ASN selama dua hari pascalibur Lebaran 2024


Oleh MC PROV JAWA BARAT, Kamis, 18 April 2024 | 07:19 WIB - Redaktur: Santi Andriani - 929


Kota Bandung, InfoPublik – Seluruh aparatur sipil negara (ASN) Pemdaprov Jabar dipastikan menjalankan ketentuan work from office (WFO) dan work from home (WFH) pascalebaran dengan baik.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Jabar Herman Suryatman menyusul dirinya memantau langsung presensi para ASN selama dua hari pascalibur Lebaran 2024 baik para ASN di sektor pelayanan publik maupun di administrasi pemerintahan.

"(Surat Edaran) itu sudah kita laksanakan di lingkungan Pemprov Jabar dan berjalan dengan baik, bisa dicek di presensi platform digital yang kita miliki," ujar Herman Suryatman di Gedung Sate, Rabu (17/4/2024).

Sesuai Surat Edaran (SE) Menteri PAN-RB Nomor 1 Tahun 2024 yang ditujukan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian di seluruh instansi pemerintah, ASN diberlakukan WFO kombinasi WFH. Pemerintah mempersilakan ASN menunda kepulangan dari kampung halaman demi mengurai kemacetan saat arus balik. Aturan ini berlaku pada 16-17 April. Setelah dua hari boleh WFH, aturan masuk kerja kembali ke normal.

Herman mengungkapkan, sejak SE menteri terbit, Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin langsung menginstruksikan jajaran birokrasi untuk menerapkan dengan baik. Di surat itu pegawai ASN untuk layanan publik harus 100 persen hadir. Untuk yang sifatnya administrasi pemerintahan termasuk layanan pimpinan dimungkinkan maksimal hadir 50 persen.

"Pengaturan teknisnya kita serahkan kepada para kepala OPD (perangkat daerah) mana yang WFO mana yang WFH," ungkapnya.

Setelah mengecek ruangan-ruangan di Gedung Sate, Herman melihat 50 persen pegawai hadir secara langsung dan 50 persennya melakukan WFH. Sementara untuk layanan masyarakat seperti Dinas Perhubungan Herman memastikan 100 persen pegawai sudah masuk kantor.

"Saya tadi cek ke ruangan-ruangan di Gedung Sate itu setengah-setengah karena Gedung Sate sifatnya supporting system jadi dimungkinkan 50 persen. Tapi kalau untuk layanan masyarakat seperti Dinas Perhubungan itu sudah 100 persen," jelasnya.

Demikian juga untuk pemda kabupaten dan kota, Herman sudah menginformasikannya kepada para sekda pada Kamis (18/4/2024), SE sudah tidak berlaku. Artinya seluruh ASN harus sudah bekerja seperti biasa. "Besok mereka harus hadir sebagaimana ketentuan full 100 persen baik yang administrasi pemerintahan maupun yang layanan publik karena SE itu berlaku dua hari," pungkas Herman. (Mc Prov. Jabar)

 

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh MC Kota Payakumbuh
  • Kamis, 23 Mei 2024 | 15:58 WIB
Indisipliner ASN, Pemko Payakumbuh Sidak Kedai Kopi
  • Oleh MC PROV JAWA BARAT
  • Kamis, 23 Mei 2024 | 06:41 WIB
Pemdaprov Jabar Terapkan Teknologi Blockchain di Sektor Pemerintahan
  • Oleh MC KOTA PONTIANAK
  • Rabu, 22 Mei 2024 | 10:14 WIB
ASN Pemkot Pontianak Deklarasikan Netralitas Jelang Pilkada
  • Oleh MC KAB MUSI BANYUASIN
  • Senin, 20 Mei 2024 | 20:54 WIB
Pertemuan Rutin DWP Setda Muba Pasca Lebaran 2024: Beri Kemajuan dan Kesejahteraan
  • Oleh Eko Budiono
  • Minggu, 19 Mei 2024 | 10:57 WIB
Maju di Pilkada Serentak 2024, KPU Jayapura Minta ASN Mundur