Kolaborasi Pemerintah dan Swasta akan Menurunkan Prevalensi Stunting

:


Oleh MC KAB KAYONG UTARA, Rabu, 6 Maret 2024 | 19:42 WIB - Redaktur: Tri Antoro - 209


Sukadana, InfoPublik - Penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat (Kalbar) secara masif menggandeng seluruh stakeholder. Dari pemerintah maupun swasta dapat berkolaborasi dalam mewujudkan penurunan angka stunting di masa depan. 

Berdasarkan data Elektonik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM) menyebutkan, bahwa prevalensi stunting Kabupaten Kayong Utara mengalami penurunan dari tahun 2022 sebesar 23,05 persen menjadi 18,3 persen di tahun 2023.

"Masalah stunting ini, harus ditangani oleh seluruh stakeholder baik dari pemerintah, sektor swasta hingga seluruh komponen masyarakat. Penanganan stunting tidak hanya tugas pemerintahan saja," kata Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara Rene Rienaldy saat menghadiri sekaligus membuka acara Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten 2024, bertempat di Mahkota Hotel Sukadana, Kabupaten kayong Utara, Kalbar pada Rabu (6/3/2024).

Kolaborasi antara pemerintah dengan swasta harus dilakukan secara optimal. Demi, mengentaskan setiap tantangan maupun kendala yang kerap muncul kala menekan angka penurunan stunting

"Kita semakin kompak, semakin memahami apa yang menjadi hambatan dan sasaran berikutnya. Keterbatasan tidak menjadi penghalang namun yang paling diharapkan yaitu kepedulian dan aksi nyata dari seluruh komponen stakeholder masyarakat," papar Rene.

Menurut Rene, selama beberapa waktu lalu Pemerintah Kabupaten Kayong Utara telah berhasil menurunkan prevalensi angka stunting yang cukup signifikanPenurunan angka stunting harus ditekan sampai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.    

"Secara presentase kita telah berhasil menurunkan angka stunting namun, hal tersebut tetap dituntut pemerintah pusat harus semakin merendahkan," kata Rene. (MC-Kab. Kayong Utara/ Heru)