Buka RAT KPRI Keluarga Tani, Pj Bupati Nganjuk : Koperasi Sokoguru Ekonomi Indonesia

: Peserta Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) “Keluarga Tani” Tahun Buku 2023


Oleh MC KAB NGANJUK, Kamis, 25 Januari 2024 | 11:23 WIB - Redaktur: Kusnadi - 148


Nganjuk, InfoPublik - Penjabat (Pj) Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) “Keluarga Tani” Tahun Buku 2023 di Gedung Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopin) Kabupaten Nganjuk, Rabu (24/1/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh 214 Anggota Koperasi Keluarga Tani. Hadir juga Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk.

Dalam arahannya, Sri Handoko Taruna berharap agar koperasi milik pegawai negeri ini yang membawahi 214 anggota tersebut dapat dikelola dengan baik agar bisa lebih berkembang.

“Kami percaya koperasi adalah sokoguru perekonomian di Indonesia. Koperasi sebagai wadah bersama antar anggota, bagian dari pegawai dalam menjalin ikatan silaturahmi dalam rangka menjaga kekuatan ekonomi,” tuturnya.

Melalui pelaporan, pertanggungjawaban, serta integritas yang sudah baik dari jajaran pengurus koperasi, aku Sri Handoko Taruna, yakin KPRI Keluarga Tani akan semakin maju dan berkembang.

“Saya berharap tahun 2024 juga demikian. Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) “Keluarga Tani” semakin bermanfaat untuk anggota dan masyarakat,” ucap Mas Handoko sapaan akrab Pj Bupati Nganjuk.

Sementara itu, Ketua KPRI Keluarga Tani, Agus Sulistiono dalam laporannya menyampaikan tentang perkembangan koperasi selama satu tahun 2023 berakhir. Perkembangan koperasi sampai hari ini masih sehat dan mantap.

“Apabila dibandingkan capaian tahun 2022, SHU tahun 2023 mengalami peningkatan besar Rp. 648.403,” bebernya, sembari menyebut Sisa Hasil Usaha (SHU)  tahun 2023 mencapai Rp. 50.629.524 dari target Rp. 26.106.541, atau naik 193,91 persen, tandasnya.

Dalam mewujudkan pelaksanaan anggaran, pengurus telah berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakan Rencana Anggaran, Pendapatan, dan Belanja secara konsisten, ungkap Agus Sulistiono, dengan memaksimalkan pendapatan serta menekan pengeluaran (biaya).

“Koperasi ini di tahun 2023 biaya yang dikeluarkan oper sedikit, yaitu 104 persen dari 364 juta yang direncanakan, realisasinya mencapai 379 juta ruliah. Namun, di sektor pendapatan kita juga melebihi target. Naik 110,86 persen dari target yang ditentukan, yakni 391 juta, dengan realisasinya 433 juta rupiah,” urai Ketua KPRI Keluarga Tani.

Untuk memajukan dan terus mengembangkan koperasi keluarga tani KPRI Nganjuk, Agus Sulistiono akan melakukan terobosan inovasi. Bekerjasama dengan seluruh perangkat daerah untuk bersama-sama mengembangkan usaha koperasi.

“Mewajibkan belanja di koperasi Rp50.000 bagi anggota setiap bulannya,” pungkasnya. (MC KAB NGANJUK/ZK/NR)

 

Berita Terkait Lainnya