Jumlah Lakalantas di Malut Meningkat, Polres Halsel Sumbang Laka Terbanyak

:


Oleh MC KOTA TIDORE, Selasa, 13 September 2022 | 08:00 WIB - Redaktur: Tobari - 238


Tidore, InfoPublik - Polda Maluku Utara melalui Direktorat Lalulintas (Ditlantas) mencatat jumlah kasus Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) di Malut di tahun 2022 untuk periode Januari hingga 6 September 2022 mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan periode Januari hingga 6 September 2021 kemarin.

Direktur Lalulintas (Ditlantas) Polda Malut, Imam Pribadi Santoso melalui Kasubdit Gakkum, Kompol Andreas. A.F, Senin (12/9/2022) mengatakan, data lakalantas yang tercatat untuk periode Januari hingga 6 September 2021 tercatat 130 kasus, sementara di Januari hingga 6 September 2022 naik menjadi 167 kasus dengan presentasi 37 kasus atau 28,46 persen.

Untuk kategori Lakalantas yang tercatat kata Andreas, korban luka berat dan luka ringan juga mengalami kenaikan dari periode tahun sebelumnya.

“Untuk luka berat di 2021 ada 53 orang sementara 2022 ada 68 atau naik 15 orang atau 28,3 persen, sementara untuk luka ringan di tahun 2021 sebanyak 112 orang sementara di tanggal 6 September 2022 naik menjadi 161 atau 49 orang dengan presentasi 43,75 persen,” tuturnya. 

Meskipun data luka berat dan ringan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya kata Andreas, untuk korban meninggal dunia di tahun 2022 mengalami penurunan dari 75 orang menjadi 69 orang atau -6 orang dengan prestasi -8 persen.

Mantan Kasat Lantas Polres Ternate juga merincikan, dari 9 Polres yang yang ada di Polda Malut, Kejadian dan korban laka paling banyak terjadi di Polres Halmahera Selatan dengan jumlah sebanyak 49 orang.

Halmahera Tengah 47 orang, Sula 45 orang, Halmahera Utara 42 orang, Tidore 34 orang, Halmahera Barat 30 orang, Ternate 25 orang, Halmahera Timur 17 orang dan paling sedikit di Pulau Morotai dengan jumlah laka sebanyak 8 orang.

“Masyarakat di Malut kita imbau untuk tetap menaati aturan Lalulintas di jalan raya karena setiap kejadian terjadi karena adanya kelalaian,” katanya. (RRI/MC Tidore/toeb)