Wujudkan SDM Berkompeten, Dinkes Kalsel Adakan Pembekalan Tim Penguji Kompetensi JFK

:


Oleh MC Prov. Kalimantan Selatan, Rabu, 9 Maret 2022 | 09:14 WIB - Redaktur: Kusnadi - 182


Banjarmasin, InfoPublik - Dalam mewujudkan SDM yang kompeten dan profesional, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengadakan pembekalan tim penguji kompetensi Jabatan Fungsional Kesehatan (JFK) tingkat Provinsi Kalsel di Hotel Berbintang Banjarmasin.

Kegiatan pembekalan dihadiri sebanyak 66 orang tim penguji dari 23 JFK di Provinsi Kalsel yang digelar dari tanggal 8 Maret sampai dengan 10 Maret 2022.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Sukamto mengatakan pembekalan ini bertujuan untuk memelihara, meningkatkan, dan melindungi kompetensi tim penguji, menjamin mutu tim penguji dalam menyelenggarakan uji kompetensi kenaikan jenjang jabatan fungsional kesehatan serta profesionalitas tim penguji.

"Jadi tujuannya untuk memberikan pembekalan terhadap tim penguji untuk melakukan uji kompetensi kepada jabatan fungsional kesehatan di daerah," kata Sukamto, di Banjarmasin, Selasa (8/3/2022).

Menurutnya, keberhasilan pembangunan kesehatan dan pelayanan kesehatan yang bermutu sangat ditentukan oleh upaya-upaya program kesehatan yang berkesinambungan dan didukung oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dan berkualitas.

"Oleh sebab itu, perlunya uji kompetensi jabatan fungsional. Karena lingkup pekerjaan jabatan fungsional memiliki cakupan pekerjaan yang cukup luas, membutuhkan penguasaan pengetahuan standar teoritis di bidangnya, serta memerlukan penguasaan khusus secara substansial menurut tingkat keahlian pada bidang tertentu," ujarnya.

Di samping itu, tuntutan perkembangan jenis pekerjaan atau bidang profesi fungsional di masa mendatang akan menuntut ketajaman pemikiran menurut bidang kompetensi masing-masing secara profesional.

Apalagi tim penguji memiliki posisi yang strategis dalam proses penilaian dan menentukan kualitas uji kompetensi yang dilakukan.

"Pembekalan kepada tim penguji kompetensi kenaikan jenjang jabatan fungsional kesehatan menjadi hal yang penting untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan uji kompetensi," pungkasnya. (MC Kalsel/tgh/ARH)