Wali Kota Banda Aceh Ingin Budidaya Tiram Gunakan Cara Modern

:


Oleh MC PROV ACEH, Minggu, 4 November 2018 | 08:24 WIB - Redaktur: Juli - 655


Banda Aceh, InfoPublik – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menginginkan seluruh petani tiram di Alue Naga melakukan budidaya tiram dengan cara modern, karena bisa meningkatkan hasil panen.

Hal itu disampaikannya saat mengunjungi lokasi budidaya tiram milik kelompok perempuan yang juga binaan Natural Aceh, di Gampong Alue Naga, Sabtu (3/11).

Di sini, Wali Kota, Keuchik Alue Naga, mewakili Danpos Ramil Syiah Kuala, Serka Zulfikar dan sejumlah pejabat jajaran Pemko Banda Aceh ikut memanen perdana tiram cara modern milik kelompok perempuan di gampong tersebut.

Cara budidaya tiram di sini sudah lebih modern. Wadah yang digunakan berupa rak dan rakit. Rak yang digunakan berukuran panjang 5 m dan lebar 2 m. Rak dapat dibuat dari kayu atau bambu di atas kerangka, luasnya 10 meter persegi kemudian dibagi-bagi menjadi kotak-kotak kecil sebanyak 20 kotak.

Namun budidaya modern seperti ini belum digunakan oleh semua petani tiram di Alue Naga, masih ada sejumlah petani tiram yang masih mencari tiram dengan cara tradisional.

“Sudah saatnya petani tiram di Alue Naga meninggalkan cara tradisional dan beralih ke cara yang lebih modern. Nanti ibu-ibu tidak perlu menyelam lama-lama di air, seperti petani tiram di Jepang,” kata Aminullah.

Menurutnya, untuk beralih ke cara budidaya modern, Pemerintah Kota akan memberikan dukungan untuk para petani tiram di Alue Naga. Pemko akan membangun infrastruktur pendukung, seperti jalan dan ke lokasi akan dibangun.

“Aksesnya bisa langsung ke lokasi dengan jalan aspal. dermaga kecil juga. Kami akan mencatat juga berapa orang jumlah petani tiram di Alue Naga, agar bisa kita anggarkan di APBK,” pinta Aminullah.

Aminullah sendiri sangat senang melihat kesungguhan para petani tiram di Alue Naga. Dirinya bahkan mengapresiasi para petani tiram ini dan memastikan akan terus mendorong untuk lebih berkembang.

“Saya senang melihat kesungguhan para petani tiram di Alue Naga ini. Semoga bisa menjadi contoh bagi petani tiram di gampong yang lain,” tambah Aminullah.

Menurut Wali Kota, tiram memiliki potensi bagus dalam meningkatkan ekonomi warga. Jika budidayanya dilakukan dengan cara yang modern, maka akan mampu memberikan kesejahteraan karena hasil panen lebih banyak.

Dalam kesempatan ini, Aminullah juga mengapresiasi kreativitas petani tiram Alue Naga. Hasil panen tiram mereka diolah menjadi berbagai produk makanan. Ada nugget, kerupuk dan pepes yang semuanya berbahan baku tiram.

Keuchik Faisal M. Dan mengatakan, ada sekitar 15 kelompok petani tiram yang terdapat di gampong ini. Setiap kelompoknya terdiri dari 10 sampai 12 orang anggota. “Semuanya perempuan. Profesi ini telah dijalani turun temurun,” ungkapnya.

Atas dukungan yang disampaikan Wali Kota, Keuchik Faisal optimis para petani tiram di gampongnya akan lebih berdaya dan meningkat kesejahteraan. (mkk)