Menhub Tekankan Pengembangan Kurikulum Berbasis Kemanusiaan - Teknologi ke Insan Transportasi

: Menhub Budi Karya Sumadi ketika memberikan pengarahan dihadapan civitas akademika Poltekpel Surabaya, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya, Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun dan Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi. Foto: Kemenhub


Oleh Dian Thenniarti, Sabtu, 18 Mei 2024 | 11:15 WIB - Redaktur: Untung S - 237


Jakarta, InfoPublik - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyampaikan dibutuhkannya pengembangan kurikulum berbasis nilai-nilai kemanusiaan, teknologi, dan digital untuk menciptakan karakter baru bagi pemimpin masa depan di bidang transportasi.

"Kita memerlukan karakter dan skill baru untuk menciptakan pemimpin masa depan di bidang transportasi. Karena itu, dibutuhkan pengembangan kurikulum berbasis nilai-nilai kemanusiaan, teknologi, dan digital," ucapnya sebagaimana dikutip InfoPublik pada Sabtu (18/5/2024).

Menhub juga menginstruksikan untuk segera melakukan pembaharuan pada sekolah di bawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP). Pembaharuan meliputi pola pengasuhan, perubahan pemakaian seragam dan atribut sekolah, perubahan kurikulum dan kegiatan akademik hingga pengembangan karakater dan soft skill.

"Dengan pembaharuan itu diharapkan mampu menghilangkan tradisi kekerasan serta mencetak insan transportasi yang berkarakter dan berorientasi pada pelayanan masyarakat," katanya.

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPSDMP Subagiyo mengatakan, bahwa pihaknya terus melakukan evaluasi secara menyeluruh. Kemenhub juga membuka diri atas kritik, saran dan masukkan dari berbagai pihak sebagai upaya perbaikan pola pendidikan pada sekolah di bawah BPSDMP.

Sebagai upaya resolusi menghilangkan tindak kekerasan di kampus, BPSDMP telah menyusun berbagai rencana aksi diantaranya membuat buku anti kekerasan di sekolah, mengoptimalkan kotak pengaduan, menghilangkan sebutan senior dan junior dalam bertegur sapa, serta memasang slogan zero violence secara masif.

"Kami juga menerapkan larangan tegas kegiatan-kegiatan yang selama ini terindikasi menjadi celah tindakan perundungan," tutur Subagyo.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Dian Thenniarti
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 22:28 WIB
ASDP Inisiasi Kegiatan Volunteer Bedah Rumah di Lampung Selatan
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 22:23 WIB
Pamerkan Potensi Daerah, Diskominfosandi Seruyan Jalin Kemitraan dengan InfoPublik
  • Oleh Dian Thenniarti
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 19:27 WIB
InJourney Airports Sukses Layani Keberangkatan 216 Ribu Calon Haji
  • Oleh Dian Thenniarti
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 15:56 WIB
KM Umsini Stop Operasi, Ini 5 Alternatif Kapal Penggantinya
  • Oleh Wandi
  • Rabu, 12 Juni 2024 | 22:16 WIB
Kemenag Harus Pastikan Distribusi Konsumsi Haji Lancar
  • Oleh Dian Thenniarti
  • Rabu, 12 Juni 2024 | 21:18 WIB
ASDP Kebut Pengembangan Kawasan BHC sebagai Ikon Pariwisata Lampung