Jelang Arus Mudik 2024, Menko PMK Turun Lapangan Tinjau Kesiapan Tol Japek

: Menko PMK Muhadjir Effendy meninjau dan menyusuri ruas Tol Japek 2 Selatan/Foto: Kemenko PMK


Oleh Putri, Selasa, 2 April 2024 | 12:31 WIB - Redaktur: Taofiq Rauf - 162


Jakarta, InfoPublik - Pemerintah bersama PT Jasa Marga memiliki berbagai skema untuk menghadapi lonjakan pemudik pada Lebaran 2024. Salah satunya yaitu menyiapkan diskon tarif tol sebesar 20 persen yang akan ditetapkan pada tanggal sebelum puncak mudik.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy usai melakukan Rapat Koordinasi Tinjauan Arus Mudik Tahun 2024 Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek), di Kantor PT. Jasa Marga Gerbang Tol Cikampek Utama, Provinsi Jawa Barat.

"Secara umum kita sudah siap. Memang harus kita persiapkan dengan baik karena diprediksi 2024 ini akan ada kenaikan jumlah pemudik lebih dari 50 persen, yaitu sebanyak 193,6 juta pemudik," kata Menko Muhadjir melalui keterangan resmi yang diterima InfoPublik Selasa (2/4/2024).

PT. Jasa Marga telah meningkatkan layanan jalan tol seperti penambahan petugas, sarana top up etoll, EDC Mobile, mobil derek, CCTV, dan fasilitas penunjang keamanan lainnya.

Selain itu, rest area juga ditingkatkan pelayanannya dengan adanya pos-pos terpadu, fasilitas ramah kelompok rentan, penambahan toilet fungsional, dan adanya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Kemudian, PT. Jasa Marga juga telah menyiapkan jalur tol fungsional Japek 2 Selatan yang akan menjadi jalur alternatif bila terjadi penumpukan kendaraan di jalur utama.

Menko Muhadjir berkesempatan meninjau dan menyusuri ruas Tol Japek 2 Selatan. Ia menyebut penggunaan jalur Tol Japek 2 Selatan akan menjadi kontingensi dari kebijakan yang akan dilakukan pemerintah.

Penggunaan jalur tol Japek 2 Selatan akan digunakan sebagai alternatif bila kebijakan pemerintah belum dapat mengurai kepadatan jalan, sehingga bisa dibuka sebagai jalur alternatif sehingga kemacetan bisa diatasi.

Menko Muhadjir mengatakan meskipun mudik diperkirakan akan mencapai 193,6 juta, ia berharap upaya yang dilakukan sudah sangat maksimal.

"Baik itu dari pengelolaan jalan tol, kemudian dari kementerian dan lembaga terkait, Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Polri, Korlantas. Mudah-mudahan semua kementerian terkait bisa melaksanakan dengan baik," kata Menko Muhadjir.

Ia juga mengecek pelayanan di Rest Area KM 88B Cipularang, yang sudah memiliki fasilitas inklusif untuk kelompok rentan, ibu hamil, ibu dengan anak bayi, dan anak-anak. Yaitu ruangan laktasi dan taman bermain anak-anak.

Menko Muhadjir juga mengimbau pengelola rest area untuk meningkatkan kenyamanan rest area dan mencontoh praktik baik Rest Area KM 88B Cipularang. Menurutnya hal itu sangat penting untuk menambah kenyamanan pemudik dari kelompok rentan.

Ia mengimbau pemudik untuk memastikan semua kesiapan saat mudik, menjaga keamanan lingkungan rumah yang ditinggal, serta memanfaatkan fasilitas di rest area secukupnya dan bergantian dengan pemudik lain.

"Karena itu berbagai macam hal yang tadi sudah saya sampaikan pada pemudik supaya dipatuhi betul. Mudah-mudahan mereka yang akan mudik betul-betul menyiapkan dengan baik. Juga kalau bisa ambil mudik awal. Lebih enteng," kata Menko Muhadjir.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Putri
  • Minggu, 14 April 2024 | 21:05 WIB
Pembangunan Jalur Kereta Simpang Joglo Selesai September 2024
  • Oleh Putri
  • Sabtu, 13 April 2024 | 19:37 WIB
Kapal PELNI Layani 304 Ribu Penumpang Periode Arus Mudik
  • Oleh Putri
  • Sabtu, 13 April 2024 | 19:30 WIB
Volume Pengguna Commuter Line Jabodetabek Lebih dari 10 Juta