Terdampak Asap Karhutla? Ini Lokasi Lima Posko Kesehatan di Kota Pekanbaru
Istimewa
Istimewa
Pekanbaru, InfoPublik – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Rumah Sakit Bhayangkara Biddokes Polda Riau membuka lima posko kesehatan di Kota Pekanbaru, mulai Jumat (18/9/2026). Untuk mengantisipasi dampak kesehatan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, mengatakan pembentukan posko dilakukan secara terintegrasi sebagai bagian dari penanganan dampak asap karhutla.
“Dalam penanganan dampak asap Karhutla ini, sebagaimana yang digaungkan Pak Plt Gubernur, Kapolda dan Pangdam, penanganan harus gotong royong. Ini merupakan inisiatif dari RS Bhayangkara, secara terintegrasi bagaimana untuk membentuk posko kesehatan di lima titik di Kota Pekanbaru,” kata Zulkifli, Kamis (17/9/2026).
Lima posko tersebut berada di Pos Lantas Gurindam 1, Jalan Cut Nyak Dien; Pos Lantas Gurindam 2 di Simpang Jalan Tuanku Tambusai–Jenderal Sudirman; serta Pos Lantas Gurindam 3 di Simpang Bandara Sultan Syarif Kasim II.
Dua lokasi lainnya berada di Pos Lantas Gurindam 4, Simpang Jalan Ronggowarsito, dan Pos Lantas Gurindam 5 di Simpang SKA.
Menurut Zulkifli, posko kesehatan pada tahap awal akan beroperasi selama tujuh hari.
Setiap posko disiagakan satu dokter, dua perawat, satu pengemudi ambulans, serta satu unit ambulans.
“Untuk tahap awal, kita alokasikan waktunya 7 hari. Kita juga melibatkan rumah sakit swasta dan perguruan tinggi, baik dari Al Insyirah, Payung Negeri, Poltekkes dan Hang Tuah,” ujarnya.
Kepala RS Bhayangkara Pekanbaru Biddokes Polda Riau, Kompol Firmansyah Dwi Anggara, mengatakan pembentukan posko merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor dalam menangani dampak kesehatan akibat kabut asap karhutla.
“Sesuai dengan arahan bapak Kapolda Riau. Ini merupakan bentuk kolaborasi untuk penanganan kesehatan dari dampak kabut asap Karhutla. Tentu kita tidak bisa bekerja sendiri, kita harus berkolaborasi lintas sektoral. Kami dari RS Bhayangkara dibantu oleh Dinas Kesehatan, berencana mengadakan kegiatan yang mungkin kecil namun memberikan dampak yang besar, yaitu dengan pembentukan posko kesehatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan posko kesehatan akan bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru untuk memberikan edukasi kesehatan preventif dan pemeriksaan kesehatan sederhana kepada masyarakat.
“Dengan adanya kegiatan ini. Targetnya adalah kita bisa memberikan edukasi tentang kesehatan preventif dan memberikan pemeriksaan kesehatan sederhana. Meliputi pemberian info edukatif, pemberian vitamin yang langsung diminum oleh masyarakat sehingga dapat meningkatkan imunitas,” katanya.
Bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, posko juga menyediakan oksigen dan layanan rujukan ke rumah sakit apabila kondisi pasien memerlukan perawatan lanjutan.
Sementara itu, Rektor Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP), Lita, menyatakan pihaknya akan menurunkan mahasiswa dan dosen untuk mendukung pelayanan di posko.
“Pada prinsipnya, sebagai kampus yang dikenal dengan lulusan dan kemampuan akademik di bidang kesehatan, kami tentu mendukung apapun yang menjadi program pemerintah,” katanya.
UHTP akan membantu pembagian masker, edukasi kesehatan, dan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat.
“Untuk UHTP sendiri, nantinya akan ada Posko kita di Cut Nyak Dien dan Simpang Bandara, masing-masing posko 3 mahasiswa per shift. 1 posko ada 2 shift,” pungkasnya.
© Copyright 2026, All Rights Reserved