Surabaya, InfoPublik - Masyarakat Indonesia ataupun bahkan turis mancanegara yang mencari Batik Gedok Tuban, Mamin, Fashion, dan macam macam Souvenir Usaha Kecil Menengah (UKM) Unggulan Jatim, cukup datang di Smesco Gatot Subroto Jakarta. Di gedung pusat promosi ini, semua produk hasil karya perajin Jatim dipastikan ada dan dapat dibeli dengan harga terjangkau.

Seperti diketahui, saat ini Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) Koperasi Usaha Kecil Menengah (KUKM) baru saja merevitalisasi tampilan Paviliun Provinsi LLP KUKM di gedung Smesco Jakarta yang merupakan pusat promosi dan pemasaran produk unggulan dari 34 provinsi di Indonesia. Tidak terkecuali Provinsi Jawa Timur yang mendisplay produk unggulannya di Smesco Indonesia ini.

Provinsi Jawa Timur yang kaya akan kerajinan dan produk unggulan, pada arena di Smesco menampilkan produk utamanya yaitu produk batik dari berbagai dari daerah di Jatim, diantaranya Batik Gedok Tuban dan Batik Trenggalek. Selain itu ada produk mamin, souvenir dan produk terkait gaya hidup atau life style yaitu berupa aroma terapi.

Perbedaan paling mendasar dari batik Gedog dibandingkan batik lainnya, terletak pada pemilihan bahan. Batik gedog menggunakan tenun sebagai material utamanya. Tenunnya sendiri terbuat dari kapas yang banyak ditanam di ladang sekitar lokasi pembuatan batik.

Kapas-kapas yang sudah dipintal kemudian ditenun menjadi kain menggunakan alat tenun tradisional yang mengeluarkan bunyi “dog... dog...”. Bunyi itulah yang menjadi penyebab mengapa batik dari Tuban itu disebut batik Gedog.

“Saya merupakan pecinta batik sudah lama, Batik gedok asal Tuban Jawa Timur yang ditampilkan di Smesco kali ini sangat bagus dan motifnya khas dan mengikuti selera saat ini,” ujar Achmad Ridwan,salah satu pengusaha Jakarta, saat mengujungi paviliun produk unggulan Jatim di Smesco, Sabtu (31/3).

Dari sisi motif, batik gedog mengandung berbagai guratan khas, seperti likasan kotong, rengganis, gringsing, kijing miring, kasatrian, kembang waluh, kembang kluwih, lok can, gunting, ganggeng, dan owal awil.

Tidak hanya area batik saja yang diminati masyarakat saat mengunjungi paviliun produk unggulan Jatim, tetapi area produk souvenir berupa dompet, sandal khas kerajinan serta aroma terapi dari bahan baku lokal juga ramai pengunjung dan pembeli. (MC Diskominfo Prov Jatim/non-Mad/TR)