ADB, Indonesia, Australia Dukung Pengembangan Nusantara sebagai Kota Sensitif Air

: Foto: InfoPublik/Ismadi Amrin


Oleh Isma, Rabu, 22 Mei 2024 | 22:22 WIB - Redaktur: Untung S - 132


Bali, Indonesia - Asian Development Bank (ADB), Pemerintah Australia, dan Pemerintah Indonesia bersama-sama mengumumkan dukungan mereka untuk menciptakan kota sensitif air di Nusantara, yang menjadi ibu kota baru bagi Indonesia.

Dukungan tersebut diumumkan di sela-sela penyelenggaraan World Water Forum (Forum Air Dunia) ke-10 di Nusa Dua, Bali, Indonesia pada Rabu (22/5/2024).

Kota sensitif air akan mengintegrasikan pengelolaan air dengan perencanaan dan perancangan kota sebagai bagian dari strategi untuk membangun Nusantara sebagai kota hutan yang cerdas dan berkelanjutan.

Perencanaan kota sensitif air meliputi bagaimana mengelola air, menyediakan air bersih dengan tepat untuk kebutuhan masyarakat, serta menanggulangi kondisi musim dan cuaca yang berbeda-beda. Ketika hujan besar dan air berlimpah, pergerakan air dalam kota telah dirancang agar tidak berdampak menjadi bencana bagi penduduk.

Dukungan ini akan membantu Otoritas Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam mengembangkan dan menguji pedoman pengelolaan yang peka terhadap air dan meningkatkan kapasitas staf melalui program pelatihan offline dan online. Inisiatif ini merupakan bagian dari dukungan yang lebih luas dari ADB dan Pemerintah Australia untuk menjadikan Nusantara sebagai kota hutan yang cerdas dan berkelanjutan.

“Melalui upaya kolaboratif kami, kami memelopori inisiatif Kota Sensitif Air di Nusantara, untuk mendefinisikan kembali pengelolaan air perkotaan di Indonesia. Tujuan kami bukan hanya keberlanjutan, namun juga ketahanan dan kelayakan hidup bagi generasi mendatang,” kata Neeta Pokhrel selaku ADB Director for Water and Urban Development Sector Group.

“Saat kami memulai perjalanan membangun Nusantara, kami menyadari peran penting Kota Sensitif Air dalam membentuk lanskap perkotaan kita. Melalui kemitraan strategis dan solusi inovatif, kami membuka jalan menuju pembangunan berkelanjutan dan masa depan yang berketahanan bagi semua,” kata Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono.

“Pembangunan ibu kota baru Indonesia, Nusantara, merupakan upaya besar dan pengelolaan air yang baik adalah kunci untuk menciptakan kota kelas dunia,” kata Asisten Menteri Perdana Menteri Australia Patrick Gorman.

“Australia dengan senang hati mendukung ambisi Indonesia untuk mengembangkan Ibu Kota Nusantara sebagai kota hutan lestari," tambah Patrick Gorman.

ADB berkomitmen untuk mencapai Asia dan Pasifik yang sejahtera, inklusif, berketahanan, dan berkelanjutan, sekaligus mempertahankan upayanya untuk memberantas kemiskinan ekstrem. Didirikan pada tahun 1966, organisasi ini dimiliki oleh 68 anggota—49 orang berasal dari wilayah tersebut.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Jumat, 14 Juni 2024 | 15:53 WIB
Menteri PUPR Ajak WNI di Uzbekistan Terlibat Pembangunan IKN
  • Oleh Wahyu Sudoyo
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 07:25 WIB
Brantas Abipraya Kebut Pembangunan Proyek Jalan Bebas Hambatan di IKN