BRIN Ajak Masyarakat Belajar Konservasi Air lewat Kisah Sukses

: BRIN mengajak masyarakat dalam ajang World Water Forum untuk melakukan Konservasi Air Melalui Kisah Sukses/ foto: BRIN


Oleh Mukhammad Maulana Fajri, Rabu, 22 Mei 2024 | 21:19 WIB - Redaktur: Untung S - 103


Jakarta, InfoPublik – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengajak Masyarakat untuk melakukan turut serta melakukan konservasi air lewat momentum World Water Forum ke-10 di Bali.

Ajakan tersebut dilakukan melalui kisah sukses dalam kemajuan implementasi program International Hydrological Programme (IHP) bersama dengan Aqua Danone pada sesi SS10 dengan tema United Nations World Water Development Report 2024: Water for Prosperity and Peace Release of Indonesian Edition  di Nusa Dua Bali.

Dikutip dari keterangan tertulis www.brin.go.id, Rabu (22/5/2024), bahwa gelaran World Water Forum ke-10 menjadi ajang untuk membahas berbagai tema terkait koservasi air dan pelestaraian sumber daya air.

Pihaknya menyampaikan kemajuan mengenai implementasi program International Hydrological Programme (IHP) bersama dengan Aqua Danone pada sesi SS10 dengan tema United Nations World Water Development Report 2024: Water for Prosperity and Peace Release of Indonesian Edition yang diselenggarakan pada Senin (20/5/2024) di Bali.

Periset Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya BRIN, Rachmat Fajar Lubis, mengatakan bahwa tema besar World Water Forum ke-10 adalah Water for Share Prosperity. Dalam hal itu, Prosperity tidak hanya tentang manusia, tetapi juga biota dan ekosistem yang ada.

“Konservasi air yang baik itu tidak hanya harus dari pemerintah, tapi harus dari partisipasi masyarakat. Tetapi bagaimana caranya mengajak masyarakat berpartisipasi, itu bukan persoalan mudah,” ujar Fajar.

Fajar menyatakan, bahwa Konservasi air tanah perlu dilakukan berbasis komunitas, dengan harapan dapat memberikan dampak positif kepada manusia dan juga keberlanjutan sumber air.

"Aktivitas konservasi air tidak hanya memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan sumber air tetapi juga memberikan dampak positif kepada masyarakat secara sosial dan ekonomi dan juga ekosistem," ujarnya.

Fajar juga menjelaskan, jika kisah sukses dapat digunakan untuk mengajak masyarakat melakukan konservasi, supaya Masyarakat dapat melakukan konservasi air serta menjaga sumber daya air yang ada.

“Kita bisa bercerita bagaimana upaya konservasi dapat memberikan dampak yang baik untuk lingkungan dan juga masyarakat. Sehingga masyarakat mau melakukan konservasi air dan menjaga sumber-sumber air yang ada,” jelas Fajar.

Pemimpin Departemen Water Resources, Water Science and Process Technology dari Aqua Danone, Azwar Satrya Muhammad turut menyampaikan bahwa selama ini pihaknya telah bekerja sama dengan BRIN terkait masalah konservasi air.

Inovasi yang dilakukan bersama BRIN adalah melakukan kuantifikasi dampak positif air yang teresapkan oleh aktivitas konservasi air dengan metode Volumetric Water Benefit Accounting (VWBA), dimana metode ini diterapkan untuk pertama kalinya di Indonesia.

"Konservasi air secara teknis, kami dibantu oleh BRIN dalam memvalidasi dampak positif terkait kegiatan konservasi air yang telah kami lakukan,” ujar Azwar.

Azwar mengatakan, BRIN juga memberikan satu masukan agar yang telah Aqua lakukan menjadi lebih berkelanjutan. Sehingga dapat membantu untuk memvalidasi dan mengkuantifikasi Upaya terkait konservasi air.

“BRIN membantu kami (Aqua) dalam memvalidasi, mengkuantifikasi upaya konservasi air yang telah kami lakukan memberikan dampak positip terhadap keberlangsungan sumber air,” ujar Azwar.

Azwar juga menyampaikan bahwa PT Tirta Investama telah mewujudkan desa wisata di salah satu desa di kawasan Gunung Batur kintamani sejak  2021. Desa tersebut sekarang juga berfungsi sebagai destinasi wisata yang ramah lingkungan. Sehingga dari upaya konservasi tersebut selain daerah resapan sumber air yang terjaga, peningkatan sosial dan ekonomi masyarakat desa juga meningkat.

“Sebagai contoh, kami telah melakukan upaya konservasi air di Hutan Pinus Glagalinggah ,Kintamani, Kabupaten Bangli – Bali yang merupakan salah satu objek wisata hutan yang dikembangkan AQUA Mambal berkolaborasi dengan Kelompok Tani Hutan Glagalinggah Lestari lewat Program Desa Wisata Berbasis Konservasi dan Budaya," ujar Azwar

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Minggu, 9 Juni 2024 | 09:16 WIB
Kementerian PUPR Lakukan Modifikasi Cuaca Guna Isi 43 Bendungan di Pulau Jawa
  • Oleh Mukhammad Maulana Fajri
  • Selasa, 28 Mei 2024 | 17:02 WIB
Ini Historis Arsitektur Masjid Raya Baiturrahman dari Masa ke Masa
  • Oleh Mukhammad Maulana Fajri
  • Senin, 27 Mei 2024 | 12:22 WIB
BRIN Dukung Riset dan Inovasi Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan
  • Oleh Isma
  • Minggu, 26 Mei 2024 | 22:13 WIB
World Water Forum Hadirkan Inovasi Terbaru Pengelolaan Air
  • Oleh Mukhammad Maulana Fajri
  • Minggu, 26 Mei 2024 | 12:05 WIB
Bunga Bangkai di KRC Kembali Mekar Mencapai Tinggi 3,40 Meter