Bali Street Carnival Jadikan World Water Forum ke-10 Kian Semarak

: Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menyaksikan parade seni usai membuka secara resmi gelaran


Oleh Untung S, Selasa, 21 Mei 2024 | 11:08 WIB - Redaktur: Untung S - 112


Badung, InfoPublik - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno membuka secara resmi gelaran "Bali Street Carnival" yang merupakan side event dari World Water Forum ke-10. Gelaran itu pun membuat event Forum Air Sedunia 2024 itu makin semarak.

Menparekraf Sandiaga dalam sambutannya saat membuka "Bali Street Carnival", Senin (20/5/2024) di Bali Collection Nusa Dua, mengatakan "World Water Forum ke-10" di Bali tidak hanya sebagai forum yang membahas pengelolaan sumber daya air sebagai sumber kehidupan, tapi juga bagian dari promosi kekayaan budaya dan pariwisata serta ekonomi kreatif Indonesia.

"Bersama dengan Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi Bali, atas arahan Presiden, kami berkolaborasi agar peserta World Water Forum ini bisa lebih mengenal budaya Bali," kata Menparekraf Sandiaga, dalam keterangan tertulis yang diterima InfoPublik, Selasa (21/5/2024).

Menparekraf menjelaskan, "World Water Forum Bali Street Carnival" adalah pawai budaya yang menghadirkan ragam kesenian Bali dengan mengusung tema "Samudera Cipta Peradaban" yang dimaknai sebagai upaya pemuliaan laut sebagai sumber kesejahteraan semesta yang menjadi asal muasal suatu peradaban.

Pawai sendiri diikuti oleh enam sanggar seni dan melibatkan sekitar 1.200 seniman dari Sanggar Seni Bungan Dedari, Sanggar Seni Paripurna Gianyar, Sanggar Seni Pancer Langit, Sanggar Seni Kokar Bali, Sanggar Seni Gumi Art, dan Sanggar Gita Mahardika.

"Para delegasi sebelumnya sudah dihibur dengan upacara Segara Kerthi dalam Bali Water Purification dan semua mendapat tanggapan yang sangat luar biasa. Para penampil tadi benar-benar memperlihatkan keragaman budaya Bali dan penampilan ekonomi kreatif Indonesia," kata Sandiaga.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Kemenparekraf dan Pemerintah Provinsi Bali serta masyarakat yang telah memeriahkan World Water Forum 2024.

"World Water Forum itu kalau ditotal ada 46 ribu (yang hadir), mengalahkan (pelaksanaan) yang lain dan Presiden World Water Council mengatakan ini yang terbagus, terbaik selama 30 tahun WWF ini. Dan ini menaikkan standar WWF ke depan," kata Basuki.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Laksana Tri Handoko, serta Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

Turut mendampingi Menparekraf Sandiaga, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu; Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf, Fadjar Hutomo; Staf Ahli Menteri Bidang Pengembangan Dunia Usaha, Masruroh; dan Staf Ahli Menteri Bidang Reformasi Birokrasi dan Regulasi; Kurleni Ukar.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Wahyu Sudoyo
  • Senin, 17 Juni 2024 | 19:15 WIB
Pelaku Industri Didorong Optimalkan Teknologi AI
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 14:20 WIB
Indonesia Komitmen Terapkan Sumber Energi Terbarukan
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Rabu, 12 Juni 2024 | 11:12 WIB
Menteri PUPR Dorong Kolaborasi Transformatif untuk Ketahanan Air Global
  • Oleh Untung S
  • Jumat, 7 Juni 2024 | 17:44 WIB
ITIF 2024 Hasilkan Lima MoU Investasi Senilai Rp862 Miliar