Menteri PUPR Apresiasi Kerja Sama Indonesia-Korea Selatan Dalam Pembangunan SPAM di IKN

: Menteri (PUPR) Basuki Hadimuljono saat menghadiri Pertemuan Bilateral dengan Deputi Menteri Kebijakan Manajemen Air, Kementerian Lingkungan Korea Selatan Jae-Heyon Park di BDCC Bali pada Minggu (19/05/2024)/ Foto : Biro Komunikasi Publik PUPR


Oleh Farizzy Adhy Rachman, Senin, 20 Mei 2024 | 13:47 WIB - Redaktur: Untung S - 129


Jakarta, InfoPublik – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengapresiasi kerja sama yang telah terbangun antara Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan dalam pembangunan Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Hal itu disampaikan saat melakukan Pertemuan Bilateral dengan Deputi Menteri Kebijakan Manajemen Air Kementerian Lingkungan Korea Selatan, Jae-Heyon Park di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC) pada Minggu (19/05/2024).

“Terima kasih atas kerja sama dan dukungan dari Pemerintah Korea. Saat ini, Kementerian PUPR telah membangun satu proyek SPAM berkapasitas 300 liter per detik di IKN. SPAM tersebut akan segera beroperasi pada Juli 2024. Namun, kami masih perlu dukungan Pemerintah Korea untuk mempercepat kolaborasi pembangunan SPAM lainnya di IKN tahun ini,” ujar Menteri Basuki dalam siaran pers yang diterima InfoPublik pada Senin (20/5/2024).

Menteri PUPR mengatakan bahwa Net Zero Water Supply Infrastructure Project di IKN Nusantara saat ini sedang dalam proses penyelesaian Detail Engineering Design (DED) dan ditargetkan akan mulai dibangun pada tahun 2024, Seperti yang tertuang dalam Memorandum of Understanding (MOU) yang akan ditandatangani oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pemukiman Manusia dan Wakil Presiden Divisi Bisnis Global K-Water.

“Pemerintah Indonesia juga mengucapkan terima kasih atas proyek kerja sama lain yang sedang berjalan, yaitu Pilot Project of Smart Water Management di Denpasar, Bali yang ditargetkan selesai 2025. Dan juga Feasibility Study (FS) terhadap Sistem Smart Water Management (SWM) untuk Peningkatan Efisiensi Pasokan Air di Kota Semarang,” ujar Basuki.

Basuki juga mengapresiasi Pemerintah Korea atas dukungannya pada pelaksanaan World Water Forum ke-10 Tahun 2024 di Bali, Indonesia. Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki juga turut menghadiri pelaksanaan World Water Forum ke-7 Tahun 2015 di Daegu, Korea.  Basuki menambahkan dalam pegelaran World Water Forum ke-10 ini, sudah diikuti 46 ribu peserta delegasi.

“Saat ini, World Water Forum ke-10 diikuti oleh hampir 46.000 peserta dan delegasi. Berdasarkan data sejak tadi malam, sekitar 20.121 peserta telah mendaftar,” kata Menteri Basuki.

Deputi Jae-Heyon Park mengapresiasi Pemerintah Indonesia atas pelaksanaan World Water Forum ke-10 Tahun 2024. Pemerintah Korea turut mengambil peran aktif dengan mengirimkan 60 delegasinya, dan menggelar Paviliun Korea pada pameran World Water Forum ke-10.

“Selamat kepada Pemerintah Indonesia telah menjadi tuan rumah World Water Forum ke-10. Dengan banyaknya proyek kerja sama dalam bidang penyediaan air, Pemerintah Korea berharap dapat memperkuat dan memperluas area kerja sama dengan Pemerintah Indonesia,” kata Deputi Jae-Heyon.

Turut hadir mendampingi Menteri PUPR Basuki, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Mohammad Zainal Fatah, Dirjen Cipta Karya Diana Kusumastuti, Dirjen Bina Konstruksi Rachman Arief Dienaputra, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Herry Trisaputra Zuna, dan Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Jumat, 14 Juni 2024 | 15:53 WIB
Menteri PUPR Ajak WNI di Uzbekistan Terlibat Pembangunan IKN
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 15:49 WIB
PUPR Targetkan Rekonstruksi Jembatan Palu IV Rampung Desember 2024
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 15:47 WIB
PUPR Rampungkan Perbaikan Sistem Jaringan Air Baku Pasigala di Palu Sulteng
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 14:35 WIB
PUPR Dorong Pembangunan Infrastruktur Hijau Songsong Indonesia Emas 2045
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 14:20 WIB
Indonesia Komitmen Terapkan Sumber Energi Terbarukan