Program ASO Berhasil, 571 Stasiun TV sudah Bermigrasi ke Siaran Digital

:


Oleh Wahyu Sudoyo, Rabu, 8 Maret 2023 | 07:02 WIB - Redaktur: Untung S - 1168


Jakarta, InfoPublik – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat kesuksesannya sejak dimulainya program penghentian siaran analog atau Analog Switch Off (ASO) pada November 2022 lalu, saat ini sudah 571 stasiun televisi yang bermigrasi ke siaran digital.

“Sekarang jumlah siarannya 695. (stasiun) TV analog sudah berpindah ke siaran digital itu 571. Jadi alhamdulillah (program ASO) berhasil secara nasional,” ujar Direktur Penyiaran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Geryantika Kurnia, dalam Seremonial dan Bimbingan Teknis Bantuan STB di Wilayah Layanan Siaran Bali di Provinsi Bali, pada Selasa (7/3/2023).

Direktur Penyiaran Kominfo mengatakan, saat ini masih tersisa 124 stasiun TV yang menyiarkan siaran analog di daerah yang belum menerapkan ASO.

Namun jumlah stasiun tv analog itu dipastikan akan semakin berkurang, seiring dengan dimulainya proses ASO di daerah-daerah luar Pulau Jawa, seperti di Bali, Palembang dan Banjarmasin yang akan dilaksanakan pada 20 Maret 2023 mendatang.

“Ada sekitar 124 (stasiun TV) lagi yang masih siaran analog, tapi mereka dalam berproses (migrasi ke siaran digital),” kata Gery.

Menurut Direktur Penyiaran Kominfo, banyaknya jumlah stasiun TV di Indonesia juga menjadi salah satu tantangan dalam menjalankan program ASO secara serentak nasional.

Dia mencontohkan negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, bahkan negara maju seperti Amerika Serikat hanya memiliki beberapa stasiun TV, sehingga bisa dengan mudah melakukan migrasi siaran digital.

“Negara tetangga Singapura atau Malaysia atau Amerika Seikat berapa jumlah stasiun TV mereka? kecil, ketika sebelum (migrasi) digital paling juga lima. Indonesia yang seluas ini jumlah siaran TV analog posisi hari ini ada 695 stasiun TV,” tutur Direktur Penyiaran.

Seiring keberhasilan pelaksanaan ASO di Pulau Jawa, Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) juga mulai gencar melakukan sosialisasi siaran digital di wilayah siaran masing-masing.

Situasi itu, berberbeda jauh saat awal pelaksanaan ASO, ketika pemerintah sulit untuk mengajak TV lokal dan jaringan untuk berkolaborasi melakukan sosialisasi migrasi siaran digital.

“Sekarang tanpa disuruh mereka (LPS) sudah sosialisasi (ASO). Lihat (stasiun) TV dulu kita wajibkan mereka sosialisasi sehari tiga kali susah, sekarang setiap hari sosialisasi,” ungkap Gery.

Hal yang sama juga terjadi dengan perusahaan penyedia barang (vendor) yang memasok Set Top Box (STB), yang pada awal pelaksanaan ASO hanya didukung oleh tujuh perusahaan karena takut program itu mandek seperti 2012 silam.

Saat ini Kementerian Kominfo mencatat sudah ada 46 vendor pemasok STB dari dalam negeri dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi.

“Sekarang vendornya. sudah 46 vendor pabrikan dalam negeri dan semuanya itu TKDN-nya tinggi-tinggi. Jadi total ada 75 tipe STB di seluruh Indonesia,” tandas Direktur Penyiaran Kominfo itu.

Foto: YouTube