Masyarakat Antusias dan Siap Masuk Era Digital

:


Oleh Wahyu Sudoyo, Kamis, 1 Desember 2022 | 08:14 WIB - Redaktur: Untung S - 439


Jakarta, InfoPublik – Hasil survei AC Nielsen pada 1 Desember 2022 menunjukkan terjadinya peningkatan pemirsa televisi digital dinilai mencerminkan antusiasme dan kesiapan masyarakat untuk memasuki era digital.

"Peningkatan kepemirsaan TV digital seperti yang diungkap Nielsen menunjukkan antusiasme dan kesiapan masyarakat memasuki era TV digital," ujar Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen IKP Kominfo), Usman Kansong, di Jakarta pada Rabu (30/11/2022).

Dirjen IKP Kominfo merespon positif rilis data AC Nielsen tentang pembaruan TV Greater Jakarta dan Penetrasi Digital Ready 10 kota per 1 Desember 2022.

Dalam rilis yang dilansir antaranews tersebut tercatat adanya kenaikan signifikan penetrasi digital-ready di 11 kota di Tanah Air.

Selama tiga minggu pascapelaksanaan penghentian siaran analog atau Analog Switch Off (ASO), penetrasi digital di 11 kota naik dari 42 persen ke 59 persen.

Secara rinci, penetrasi digital di Greater Jakarta pada 1 November sebesar 46 persen, sedangkan pada 1 Desember meningkat menjadi 70 persen. Dengan terjadinya ASO di Greater Jakarta, menyebabkan kenaikan penetrasi di kota lain secara signifikan.

Penetrasi digital di Bandung meningkat dari 43 persen pada 1 November menjadi 53 persen pada 1 Desember, sedangkan penetrasi digital di Greater Surabaya naik dari 28 persen menjadi 36 persen.

Penetrasi digital Greater Yogyakarta meningkat dari 43 persen menjadi 54 persen. Peningkatan penetrasi digital juga terjadi di Semarang dari 45 persen menjadi 61 persen.

Selanjutnya, terjadi kenaikan penetrasi digital dari 43 persen menjadi 62 persen di Surakarta serta 28 persen menjadi 30 persen di Medan. Lonjakan penetrasi digital juga terjadi di Palembang dari 36 persen menjadi 41 persen.

Peningkatan penetrasi digital juga terjadi di Greater Denpasar dari 36 persen menjadi 50 persen, Banjarmasin dari 36 persen ke 41 persen, dan Makassar dari 45 persen menjadi 53 persen.

Foto: ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/rwa