Bone Bolango, InfoPublik - Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (kKumperindag) Provinsi Gorontalo menggelar Pasar Murah Bersubsidi sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok dan mengendalikan inflasi daerah.
Kegiatan yang berlangsung di Kompleks Pasar Lama Alale Desa Alale Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan dibuka Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Pemerintah Desa Alale, serta pemerintah desa se-Kecamatan Suwawa cs.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Staf Khusus Gubernur, jajaran Pemerintah Kecamatan se-Suwawa cs, serta pemerintah desa setempat.
Dalam pelaksanaan pasar murah kali ini, Pemerintah Provinsi Gorontalo menyediakan tujuh jenis komoditas bahan pokok dengan total sebanyak 1.000 paket.
Berbagai kebutuhan pokok tersebut dijual dengan harga bersubsidi sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Provinsi Gorontalo Fayzal Lamakaraka dalam keterangannya menyampaikan bahwa pelaksanaan pasar murah bersubsidi merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah kondisi cuaca panas yang berlangsung hingga saat ini dan berpotensi memengaruhi harga sejumlah komoditas.
“Pasar murah bersubsidi ini dilaksanakan dalam rangka stabilisasi harga dan pengendalian inflasi daerah serta kondisi cuaca panas yang sampai sekarang kita hadapi bersama yang turut berpengaruh terhadap harga beberapa komoditas,” kata Fayzal.
Fayzal menjelaskan, melalui program subsidi tersebut, masyarakat dapat memperoleh tujuh jenis komoditas yang telah disiapkan pemerintah dengan harga jauh di bawah harga normal.
“Jika membeli di pasaran atau dengan harga normal, nilainya kurang lebih Rp291.000. Namun, hari ini tujuh komoditas tersebut kami jual dengan harga subsidi hanya sebesar Rp95.000,” jelasnya.
Menurutnya, kebijakan subsidi ini diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Pemerintah Provinsi Gorontalo terus memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga pemerintah desa dalam pelaksanaan program intervensi pasar. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan program pemerintah dapat menjangkau masyarakat secara langsung dan memberikan manfaat nyata.
Melalui kegiatan Pasar Murah Bersubsidi ini, Pemprov Gorontalo berharap stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga, daya beli masyarakat dapat dipertahankan, serta tekanan inflasi daerah dapat dikendalikan secara berkelanjutan. (mcgorontaloprov/gilang)