Atambua, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, melestarikan budaya daerah, dan menjaga semangat kebersamaan dalam membangun Kota Atambua. Ajakan tersebut disampaikan saat penutupan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-110 Kota Atambua di Pelataran Mal Pelayanan Publik (MPP) Timor Atambua, Jumat (16/10/2026).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Belu, Riene Bere Baria, yang hadir mewakili Bupati Belu menyampaikan bahwa usia 110 tahun menjadi perjalanan panjang yang membawa banyak perubahan bagi Kota Atambua.
“110 tahun bukan waktu yang pendek. Banyak yang sudah terjadi di Atambua dan sudah banyak yang telah berubah,” ungkap Riene.
Ia mengajak masyarakat menunjukkan rasa cinta terhadap kota melalui tindakan nyata, salah satunya menjaga kebersihan lingkungan agar Atambua sebagai kota perbatasan tetap nyaman bagi warga maupun tamu yang berkunjung.
“Mari sama-sama kita menjaga Kota Atambua dengan membuang sampah pada tempatnya,” ajaknya.
Riene juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan rangkaian peringatan HUT ke-110 Kota Atambua. Ia berharap semangat kebersamaan terus terjaga untuk mendukung pembangunan kota yang menjadi kebanggaan masyarakat Belu.
Penutupan rangkaian kegiatan dimeriahkan dengan penampilan tarian adat oleh siswa-siswi SMA/SMK serta pengumuman hasil lomba lari 10 kilometer dan lomba mewarnai bagi peserta didik PAUD dan SD.
Pada lomba lari 10 kilometer, kategori umum putra menempatkan Oktovianus Talo sebagai peserta dengan peringkat pertama, disusul Adrianus L. Lae dan Norbertus Tae. Sementara itu, kategori umum putri menempatkan Jasinta Dosantos di peringkat pertama, diikuti Devita P. J. Nuga dan Marcia S. Damilumen.
Untuk kategori pelajar putra, Emanuel N. Bere meraih peringkat pertama, diikuti Valentino Z. Asa dan Novrianto M. Coreia. Adapun kategori pelajar putri menempatkan Maria G. Mau di peringkat pertama, disusul Maria A. Hale dan Olivia J. Makin.
Pada lomba mewarnai kategori PAUD, Crisanca Amina Santos dari TK Bintang Timur II meraih nilai tertinggi dengan 275 poin. Posisi berikutnya ditempati Alesti Stefani Arthur Liku dari TK Kuntum Bahagia dengan 265 poin dan Andi Malik Ibrahim dari RA Hidayatullah Atambua dengan 264 poin.
Sementara itu, kategori SD menempatkan Anaya Dorkas Leki dari SDK Kuntum Bahagia sebagai juara pertama dengan nilai 294 poin. Posisi kedua diraih Averena Maria Desyla Ranun dari SDK Santa Theresia II dengan 279 poin, disusul Radegundis Frifel Metboki dari SDK Santa Theresia dengan 274 poin.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten III Setda Kabupaten Timor Tengah Utara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Belu, serta para pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belu.
Penutupan rangkaian HUT ke-110 Kota Atambua menjadi momentum untuk menghargai prestasi generasi muda, menjaga warisan budaya, dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam mewujudkan Atambua yang bersih, nyaman, dan membanggakan.