Surabaya, InfoPublik — Tangki air bersih milik PMI Kabupaten Blitar. Air tersebut digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar dan menunjang kelancaran pelayanan kesehatan Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blitar menyalurkan 12.000 liter air bersih ke Puskesmas Wonotirto, Kabupaten Blitar, Selasa (6/10/2026). Bantuan diberikan setelah suplai air dari PDAM berkurang dan mulai berdampak pada kebutuhan operasional puskesmas.
Bantuan disalurkan menggunakan satu tangki air bersih milik PMI Kabupaten Blitar. Air tersebut digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar dan menunjang kelancaran pelayanan kesehatan di Puskesmas Wonotirto.
Kepala Puskesmas Wonotirto, dr. Izacha Hatma Panganugraha, mengatakan, berkurangnya pasokan air PDAM mulai memengaruhi kebutuhan air untuk aktivitas dan pelayanan di puskesmas.
“Kami memohon, bantuan air bersih dari PMI karena suplai air dari PDAM saat ini sedang berkurang, sehingga mulai mengganggu kebutuhan air untuk pelayanan di puskesmas. Kami sangat terbantu dengan respons PMI Kabupaten Blitar yang segera memberikan bantuan,” ujar Izacha dalam keterangan tertulis.
Menindaklanjuti permintaan tersebut, PMI Kabupaten Blitar segera mengirimkan bantuan air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan Puskesmas Wonotirto. Bantuan ini diharapkan dapat menjaga pelayanan kesehatan tetap berjalan meski pasokan air PDAM berkurang.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua PMI Kabupaten Blitar, Bambang Wahjudianto, mengatakan, PMI berupaya merespons kebutuhan kemanusiaan yang memerlukan penanganan cepat di lapangan.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar, terlebih bagi fasilitas kesehatan yang setiap hari memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ketika ada permintaan dan kebutuhan mendesak, PMI berupaya memberikan dukungan sesuai kemampuan agar pelayanan kesehatan tetap dapat berjalan dengan baik,” kata Bambang.
Sebanyak 12.000 liter air bersih tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan operasional Puskesmas Wonotirto sekaligus menjaga keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat.
Penyaluran air bersih ini menjadi salah satu bentuk respons PMI Kabupaten Blitar terhadap kebutuhan fasilitas pelayanan publik yang mengalami kendala pasokan air.(MC Prov Jatim/hjr/eyv)