Bireuen, InfoPublik – Pemerintah Aceh menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi sejumlah infrastruktur dan kawasan sungai dengan melakukan peninjauan langsung di Kabupaten Bireuen dan Aceh Utara, Senin (5/10/2026).
Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah turun langsung ke sejumlah lokasi untuk melihat kondisi infrastruktur dan kawasan sungai sekaligus menghimpun masukan mengenai kebutuhan penanganan di lapangan.
Peninjauan diawali di salah satu lokasi di Kabupaten Pidie Jaya sebelum dilanjutkan ke Kabupaten Bireuen. Di Bireuen, Fadhlullah meninjau Jembatan Teupin Mane, Kecamatan Juli, bersama jajaran pemerintah kabupaten setempat. Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Krueng Simpoh untuk melihat kondisi kawasan dan aliran sungai.
Dari Bireuen, Wagub bergerak ke Kabupaten Aceh Utara untuk meninjau Sungai Sawang bersama Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi dan jajaran pemerintah daerah.
Rangkaian peninjauan dilanjutkan ke lokasi pembangunan tanggul dan bangunan pengaman tebing Sungai Krueng Sawang. Di lokasi tersebut, Fadhlullah melihat kondisi pekerjaan dan tebing sungai serta berdiskusi dengan jajaran teknis mengenai kebutuhan penanganan dan pembangunan di kawasan tersebut.
Fadhlullah mengatakan, peninjauan langsung diperlukan agar pemerintah memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi infrastruktur dan persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Peninjauan seperti ini penting supaya kita bisa melihat langsung kondisi di lapangan, apa yang menjadi kebutuhan dan apa yang perlu segera ditindaklanjuti,” ujar Fadhlullah.
Menurutnya, laporan masyarakat dan berbagai pihak menjadi salah satu bahan penting bagi pemerintah dalam menentukan langkah penanganan. Pemerintah tidak hanya perlu menerima laporan, tetapi juga memastikan kondisi yang disampaikan sesuai dengan situasi di lapangan.
Karena itu, Pemerintah Aceh akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, jajaran teknis, serta pihak balai yang memiliki kewenangan terhadap masing-masing infrastruktur dan kawasan sungai.
“Pemerintah harus hadir melihat langsung persoalan di lapangan. Kita koordinasikan dengan jajaran teknis dan pihak balai yang menangani, sehingga langkah yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan,” kata Wagub.
Dalam peninjauan tersebut, turut mendampingi Plt. Kepala UPTD Wilayah II Dinas PUPR Aceh Ruthmilla Devi, Kepala UPTD V Pengairan Aceh Bambang Yusri, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBA Bobby Syahputra, Karo Adpim Setda Aceh Akkar Arafat, serta jajaran pemerintah daerah, teknis dan pihak balai terkait.