Tambolaka, InfoPublik - Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan dan menekan angka stunting melalui penyaluran bantuan produk olahan hasil perikanan.
Bantuan berupa abon ikan, nugget ikan, bakso ikan, dan berbagai produk olahan lainnya ini secara resmi diserahkan kepada Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Poklahsar) oleh Wakil Bupati Sumba Barat Daya Dominikus A. Rangga Kaka, Kamis (16/7/2026), di Kantor Desa Radamata Kecamatan Kota Tambolaka.
Turut Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Perikanan Heryanto B. Bora, Kepala Desa Rada Mata Paulus Natara dan masyarakat penerima manfaat.
Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Dominikus A. Rangga Kaka menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya. Penghargaan ini diberikan kepada Poklahsar yang telah berinovasi memproduksi diversifikasi hasil perikanan serta kepada Dinas Perikanan SBD atas terselenggaranya program bantuan ini.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kelompok Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan yang telah memproduksi diversifikasi hasil perikanan berupa abon ikan, nugget ikan, bakso ikan dan produk olahan lainnya serta Dinas Perikanan Sumba Barat Daya atas penyelenggaraan bantuan ini," ujar Wabup.
Kegiatan ini bukan sekadar pemberian bantuan seremonial, melainkan langkah strategis yang merupakan wujud nyata dari visi pembangunan Kabupaten Sumba Barat Daya 2025-2030.
Visi besar tersebut adalah mewujudkan "Kabupaten Sumba Barat Daya Hebat yang Berkarakter, Sehat, Cerdas, Berketahanan Pangan, dan Berbudaya Menyongsong Indonesia Emas 2045." Dengan memanfaatkan hasil perikanan lokal, pemerintah daerah berupaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar lebih berdaya saing.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati SBD Dominikus A.R Kaka menegaskan bahwa upaya penanganan stunting dan kemiskinan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha perikanan, kader posyandu, dan seluruh lapisan masyarakat. Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti pada penyerahan bantuan hari ini, tetapi benar-benar berlanjut untuk memperbaiki nilai gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak yang masuk dalam kategori stunting.
"Kami berharap setiap desa dapat menurunkan angka stunting, bahkan di Desa Radamata ini dapat menuntaskan angka stunting," tegasnya.
Pada akhir sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program pemerintah, menjaga kesehatan keluarga, serta memperkuat usaha lokal. Ajakan ini sejalan dengan upaya berkelanjutan menjadikan Sumba Barat Daya semakin hebat dan berdaya saing.
"Dengan mengucapkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, semoga kegiatan pemberian bantuan produk olahan abon ikan ini dapat memberikan dampak pada penurunan angka stunting di Sumba Barat Daya," pungkas Wabup.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten SBD dalam mengintervensi masalah gizi dan ekonomi secara terpadu, menggunakan potensi sumber daya lokal sebagai kunci utama . Dukungan terhadap Poklahsar diyakini akan memperkuat rantai pasok pangan bergizi sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha perikanan di daerah tersebut.