- Oleh MC KOTA BATAM
- Selasa, 1 April 2025 | 07:08 WIB
© 2023 - Portal Berita InfoPublik.
: Istimewa. Foto: Rumawi & Ricky
Oleh MC KOTA BATAM, Selasa, 1 April 2025 | 06:19 WIB - Redaktur: Tri Antoro - 116
Batam, InfoPublik - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menekankan pentingnya sinergi dan penyelarasan antara program kerja organisasi perangkat daerah (OPD) dengan visi dan misi kepala daerah serta program prioritas pembangunan. Ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah, termasuk dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan kementerian/lembaga terkait.
"Seluruh OPD harus menyelaraskan rencana kerjanya dengan program prioritas dan visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Koordinasi yang baik dan efisiensi anggaran harus tetap menjadi pedoman utama sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025," ujar Amsakar saat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, Kota Batam pada Rabu (26/3/2025).
Adapun lima prioritas pembangunan Kota Batam tahun 2026 adalah:
Selain itu, Pemkot Batam mendorong optimalisasi penerimaan daerah dari OPD penghasil, serta percepatan pembangunan melalui kerja sama lintas sektor, termasuk dengan BP Batam, dunia usaha, dan akademisi.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan pentingnya partisipasi seluruh pihak dalam proses penyusunan dokumen Musrenbang RKPD.
"Kami ingin pembangunan berpihak pada masyarakat dan selaras dengan pelestarian lingkungan serta mendukung program nasional," ujar Li Claudia.
Kepala Bappeda Kota Batam, Dahlina Nopilawati, menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD merupakan proses penting dan partisipatif dalam menyusun arah pembangunan. Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat dan pemangku kepentingan untuk menyampaikan aspirasi.
"Melalui musrenbang ini, kami harapkan terjadi sinergi antara hasil musrenbang kelurahan dan kecamatan, pokok-pokok pikiran DPRD, dan prioritas pembangunan kota," jelasnya.
Dahlina menambahkan bahwa total usulan yang dihimpun dari musrenbang kelurahan hingga kecamatan mencapai 2.105 usulan, sedangkan pokok-pokok pikiran DPRD tercatat sebanyak 1.554 usulan. (Fadhil)