:
Oleh MC KAB GRESIK, Selasa, 18 Maret 2025 | 20:50 WIB - Redaktur: Juli - 132
Gresik, InfoPublik - Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik menggelar Safari Ramadan di Gedung Serbaguna Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Selasa (17/3/2025).
Acara itu menjadi momen silaturahmi sekaligus kesempatan bagi pemerintah daerah untuk berdialog langsung dengan masyarakat terkait program pembangunan. Khususnya dalam pengendalian banjir dan peningkatan kesejahteraan warga.
Dalam kesempatan ini, Pemkab Gresik menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, pemerintah daerah juga mengapresiasi pembangunan kolam retensi seluas 5 hektare di Tambak Beras, yang kini telah berfungsi optimal untuk mengurangi risiko banjir.
Salah satu isu utama yang dibahas adalah proyek penuntasan Kali Lamong, yang menjadi bagian dari program Nawakarsa. Pemerintah telah mengalokasikan Rp1,75 triliun untuk proyek ini, meskipun hingga saat ini baru tersedia sekitar Rp100 miliar.
Untuk mendukung pengendalian banjir, Pemkab Gresik juga berencana membangun delapan kolam retensi tambahan. Kolam ini akan berfungsi menampung air hujan sebelum dialirkan ke sungai, sehingga dapat mengurangi dampak banjir yang kerap melanda wilayah sekitar, terutama saat musim hujan.
"Kami memahami bahwa banjir masih menjadi persoalan utama di beberapa wilayah, terutama di sekitar Kali Lamong. Oleh karena itu, kami terus mengupayakan solusi jangka panjang agar masyarakat tidak lagi terdampak secara signifikan," ujar Sekda Gresik.
Perwakilan warga Desa Tambak Beras, Imam Santoso, mengungkapkan bahwa setiap musim hujan, sembilan tambak di wilayahnya terdampak banjir. Oleh karena itu, penyempurnaan sistem drainase dan infrastruktur penampungan airakan terus dilakukan dengan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).
"Dengan curah hujan yang tinggi, diperlukan langkah-langkah strategis agar air tidak meluap ke permukiman dan tambak warga," ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Sekda Gresik menegaskan bahwa proyek pengendalian banjir akan menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
"Kami menargetkan pembangunan kolam retensi dan sistem drainase dapat segera rampung, sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya dalam waktu dekat," katanya.
Selain itu, perbaikan jalan poros desa, termasuk proyek yang terakhir dikerjakan oleh Dinas PUPR, diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat. Pemerintah menargetkan penyelesaian proyek-proyek ini dalam waktu singkat agar manfaatnya segera dirasakan.
"Terkait dengan jalan poros desa, Bapak bupati dan wakil bupati berencana untuk melakukan betonisasi agar lebih tahan lama" terang Sekda Gresik.
Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik beserta istri, Camat Cerme, Kepala Dinas Kominfo, serta anggota DPRD Dapil Cerme dan Duduksampeyan, H. Nasikh. Hadir pula Ketua MUI Cerme, perwakilan dari MWC NU, PCNU, LDII, dan PC Muhammadiyah, serta Camat Benjeng, Camat Duduksampeyan, dan Kapolsek setempat.
Safari Ramadan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memastikan bahwa program pembangunan berjalan sesuai rencana, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan kenyamanan hidup mereka," pungkas Sekda Gresik.