PMI Mengirimkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Sumbar

:


Oleh MC KOTA PADANG, Kamis, 16 Mei 2024 | 00:01 WIB - Redaktur: Tri Antoro - 144


Padang, InfoPublik - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mulai mengirimkan bantuan bagi masyarakat terdampak Banjir Bandang. Di wilayah  Kota Padang Panjang, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Tanah Datar.

Bantuan barang berupa 100 helai Selimut, 200 helai Kain Sarung, 100 paket Hygen KIT, 50 lembar Terpal, dan 200 helai Sarung Tangan Karet sudah sampai dilokasi bencana.

Tidak hanya itu, PMI Sumbar juga menurunkan dua unit mobil Tangki Air Bersih untuk membantu masyarakat yang terdampak. Menyusul empat unit Tangki Air Bersih lainnya, bantuan dari PMI Pusat dan PMI Provinsi Sumatera Utara yang saat ini sedang dalam perjalanan.

Hal ini dilaporkan langsung oleh Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat Aristo Munandar yang sedang melakukan peninjauan di Posko Penanggulangan Bencana pada Selasa (14/5/2024)

Relawan PMI didaerah diantaranya PMI Kabupaten Agam, PMI Kabupaten Tanah Datar, PMI Kota Padang Panjang dan PMI Kota Bukittinggi langsung turun ke lokasi untuk membantu proses evakuasi korban dan warga yang terdampak.

"Hingga saat ini relawan kita dari masing-masing daerah masih berada di lokasi untuk membantu masyarakat," Ucap Aristo. Disamping evakuasi, PMI juga menyediakan ambulance dan melakukan layanan kesehatan untuk warga yang terdampak.

Dari data yang dikumpulkan oleh Relawan PMI, lanjut Aristo, diperkirakan sebanyak 318 unit rumah, 12 unit fasilitas umum seperti Masjid dan Sekolah mengalami kerusakan. Selain itu, sekitar 10 unit jembatan penghubung antar wilayah terputus sehingga akses jalan menuju lokasi bencana saat ini terganggu. Sebanyak 17 unit saluran irigasi air bersih ikut rusak akibat hantaman Banjir Bandang.

Aristo juga menjelaskan, giat yang dilakukan oleh PMI merupakan hasil koordinasi dengan pihak eksternal lainnya seperti Pemerintahan, BPBD Sumbar, TNI/POLRI, dan Lembaga sosial yang berada di lokasi kejadian. PMI Sumbar juga sudah melaporkan bencana tersebut kepada Ketua Umum PMI Pusat di Jakarta, Jusuf Kalla.

"Koordinasi kita dengan beberapa pihak berjalan lancar dan kita akan terus mengupdate data dampak, untuk dapat menentukan bantuan apa yang tepat diberikan kepada masyarakat," tutup Aristo. (MC Padang/ April)

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Senin, 10 Juni 2024 | 16:34 WIB
Optimisme Menaker terhadap Pekerja Migran Indonesia di Belanda
  • Oleh MC KOTA PADANG
  • Minggu, 9 Juni 2024 | 07:10 WIB
Tanggap Darurat Berakhir, Pencarian 10 Korban Hilang Dihentikan
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Selasa, 4 Juni 2024 | 10:55 WIB
Kemnaker Perkuat Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Kawasan Eropa