Bank Jatim Apresiasi Penghimpun Dana Terbesar Simpeda

: Direktur Kepatuhan Bank Jatim Umi Rodiyah, SEVP Consumer Banking Bank Jatim Hermita bersama dengan direksi BPD seluruh Indonesia. (Dok.humas Bank Jatim)


Oleh MC PROV JAWA TIMUR, Sabtu, 27 April 2024 | 14:08 WIB - Redaktur: Juli - 93


Surabaya, InfoPublik - Satu nasabah Jatim berhasil mendapatkan hadiah undian sebesar Rp100 juta. Ini tampak pada hasil undian Penarikan undian nasional tabungan Simpanan Pembangunan Daerah (Simpeda) Periode ke-2 XXXIV-2024.

Kegiatan itu digelar oleh Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) pada Kamis (25/4/2024) malam, di Hotel Niagara Parapat, Simalungun, Sumatra Utara.

Dalam undian yang juga dimenangkan dari beberapa nasabah Simpeda dari beberapa BPD se-Indonesia, dihadiri oleh Direktur Kepatuhan Bank Jatim Umi Rodiyah, SEVP Consumer Banking Bank Jatim Hermita bersama dengan direksi BPD seluruh Indonesia.

Direktur Kepatuhan Bank Jatim Umi Rodiyah Umi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/4/2024) mengatakan, kegiatan undian ini merupakan salah satu benefit bagi nasabah yang memiliki tabungan Simpeda.

Selain benefit undian, nasabah tabungan Simpeda Bank Jatim juga banyak mendapat keuntungan lainnya. Salah satunya, digitalisasi layanan keuangan melalui JConnect Mobile. Lewat JConnect Mobile.

Di mana nasabah tabungan Simpeda Bank Jatim dapat menikmati berbagai fitur yang berhubungan dengan kebutuhan sehari-hari. Contohnya dalam hal pembayaran PBB. Sehingga tidak hanya memudahkan nasabah, namun juga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah.

”Momentum undian Tabungan Simpeda yang dihadiri seluruh BPD di Indonesia ini harus dimanfaatkan sebagai kesempatan saling berbagi ilmu dan pengalaman. Tentunya juga bisa menjajaki peluang kolaborasi dalam pengembangan produk inovasi layanan keuangan digital, di tengah ketatnya persaingan BPD dengan institusi keuangan domestik dan asing,” tuturnya.

Ketua Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) Yuddy Renaldi menjelaskan, kegiatan undian Simpeda yang rutin dilakukan ini adalah sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan customer loyalty dan sekaligus sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah setia BPD seluruh Indonesia.

Dalam perjalanannya, tabungan Simpeda terus mengalami peningkatan dan merupakan salah satu produk yang mampu mempersatukan BPD seluruh Indonesia di samping produk dan layanan perbankan lainnya.

”Jumlah penabung tabungan Simpeda sampai akhir Desember 2023 mencapai 8,32 juta nasabah di seluruh Indonesia dengan total saldo tabungannya mencapai Rp72,54 triliun,” paparnya.

Apabila dibandingkan dengan periode sebelumnya, lanjut Yuddy, terdapat peningkatan number of account (NOA) sebanyak 446.927 nasabah atau naik sebesar 5,68 persen. Sementara untuk jumlah saldo tabungan Simpeda berhasil tumbuh Rp2,36 triliun atau naik 3,36 persen.

Pihaknya berkomitmen untuk ke depannya akan terus melakukan berbagai upaya demi terciptanya peningkatan Tabungan Simpeda yang masif. Sehingga, Simpeda dapat terus menjadi pilihan masyarakat Indonesia.

”Adapun BPD yang paling banyak menghimpun dana tabungan Simpeda masih dipegang oleh Bank Jatim. Sampai Desember 2023, jumlah dana yang terhimpun di Bank Jatim adalah sebesar Rp16,54 triliun atau 28,8 persen dari tabungan Simpeda nasional. Kami ucapkan terima kasih untuk Bank Jatim,” ungkapnya. (MC Diskominfo Prov Jatim /hjr-Pca)

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh MC PROV JAWA TIMUR
  • Kamis, 9 Mei 2024 | 04:33 WIB
Pemprov Jatim Mulai Benahi 331 Fasum Terdampak Gempa Bumi di Pulau Bawean
  • Oleh MC PROV JAWA TIMUR
  • Kamis, 9 Mei 2024 | 04:32 WIB
Pansus Berikan Rekomendasi dan Masukan Terkait LKPj Gubernur Jatim 2023
  • Oleh MC PROV JAWA TIMUR
  • Kamis, 9 Mei 2024 | 04:30 WIB
Ikfina Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Mojokerto
  • Oleh MC PROV JAWA TIMUR
  • Kamis, 9 Mei 2024 | 04:27 WIB
Dekranasda Jatim Buka Kegiatan Batik Bordir dan Aksesoris Fair ke-19, 2024
  • Oleh MC PROV JAWA TIMUR
  • Kamis, 9 Mei 2024 | 04:24 WIB
Ruang Terbuka Hijau Sekumpul Mojo Kabupaten Mojokerto Diresmikan
  • Oleh MC PROV JAWA TIMUR
  • Kamis, 9 Mei 2024 | 04:20 WIB
Setelah Bojonegoro, Diskominfo Jatim Gelar Kelas Prebunking di Kota Kediri